Prokrastinasi akademik merupakan permasalahan yang masih sering terjadi pada mahasiswa dan dapat berdampak pada rendahnya capaian akademik. Self-efficacy sebagai keyakinan individu terhadap kemampuannya menyelesaikan tugas diduga berhubungan dengan kecenderungan tersebut. Namun, penelitian yang secara spesifik mengkaji hubungan self-efficacy dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa pendidikan matematika masih terbatas, sehingga penelitian ini penting untuk dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara self-efficacy dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa pendidikan matematika. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional terhadap 30 responden. Data dikumpulkan menggunakan skala self-efficacy dan prokrastinasi akademik, kemudian dianalisis melalui statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, serta uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy mahasiswa berada pada kategori cukup tinggi, sedangkan prokrastinasi akademik berada pada kategori rendah hingga sedang. Hasil uji korelasi menunjukkan koefisien sebesar -0,564 dengan nilai signifikansi 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan negatif yang signifikan dengan tingkat kekuatan sedang antara self-efficacy dan prokrastinasi akademik. Kesimpulannya, semakin tinggi self-efficacy mahasiswa, maka semakin rendah tingkat prokrastinasi akademiknya.
Copyrights © 2026