Seseorang yang mengalami insomnia akan mengantuk pada siang hari, sehingga dapat menurunkan konsentrasi dan akan mengganggu aktivitas. Konsentrasi diperlukan agar dapat berpikir dan bertindak untuk memiliki perhatian terhadap objek yang dipelajari dengan mengesampingkan hal-hal lain yang tidak ada hubungannya dengan pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan insomnia terhadap konsentrasi belajar pada siswa kelas XI MAS Al- Washliyah 12 Perbaungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini jenis penelitian kuntitatif. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis eksperimental dengan pendekatan Cross Sectional. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket dengan 32 butir soal. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 43 siswa, sedangkan sampel pada penelitian diambil dengan menggunakan rumus slovin, jadi sampelnya berjumlah 39 siswa. Metode yang digunakan metode analisis dengan menggunakan uji deskriptif, uji normalitas dan uji linearitas. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis korelasi. Diperoleh dari hasil uji korelasi antara variable insomnia dengan konsentrasi belajar adalah 0,000 yang artinya p > 0,05 sehingga kedua variabel memiliki hubungan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa tingkat hubungan antara insomnia dengan konsentrasi belajar berada pada kategori tinggi dan berhubungan secara positif. Dapat disimpulkan bahwa hipotesis dalam penelitian ini diterima.
Copyrights © 2026