Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak penggunaan gadget terhadap dinamika etika interaksi antara guru dan murid di lingkungan pendidikan saat ini. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini mengkaji fenomena pergeseran nilai kesantunan dan batas-batas profesionalisme dalam ruang digital. Instrumen utama penelitian adalah observasi partisipatif dan wawancara mendalam dengan pendidik dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya ambivalensi penggunaan teknologi: di satu sisi meningkatkan efisiensi komunikasi, namun di sisi lain memicu degradasi etika seperti berkurangnya rasa hormat dan kaburnya privasi. Langkah penting dalam penelitian ini melibatkan analisis konten terhadap pola komunikasi di media sosial dan platform pembelajaran. Temuan utama menunjukkan bahwa tanpa regulasi etika yang jelas, penggunaan gadget cenderung menciptakan jarak emosional meskipun jarak fisik hilang. Simpulan penelitian menekankan perlunya strategi integratif melalui literasi digital berbasis karakter untuk membangun etika interaksi yang ideal. Penelitian ini memberikan nilai baru berupa kerangka kerja strategis bagi sekolah dalam mengelola etika digital di lingkungan akademis.
Copyrights © 2026