Pendidikan lingkungan di sekolah cenderung masih teoretis dan minim visualisasi, sehingga berdampak pada rendahnya literasi lingkungan serta lemahnya retensi murid. Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan media pembelajaran berbasis sanitasi Open Defecation Free (ODF). Subjek penelitian melibatkan 10 guru IPA dan 136 murid di SMPN 1 dan SMPN 2 Banyuasin I. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner kebutuhan teruji, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil analisis data mengungkap kendala nyata di lapangan sebesar 90% guru belum mengaitkan materi dengan isu lokal, 89% masih bergantung pada media cetak konvensional, dan 94% menghendaki model PBL. Sementara itu, 70% murid dinilai kurang kesadaran lingkungan dan 68% mengalami masalah retensi ingatan. Dari aspek preferensi, 65% murid menyukai media digital, dengan 85% di antaranya menginginkan inovasi berbentuk E-Poster Interaktif, serta 73% berminat tinggi pada model PBL. Dapat disimpulkan bahwa pengembangan media pembelajaran yang dibutuhkan berupa E-Poster Interaktif berbasis PBL terintegrasi isu sanitasi ODF sangat urgen dan dibutuhkan untuk meningkatkan literasi lingkungan sekaligus mengunci retensi murid sekolah menengah.
Copyrights © 2026