Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di SDK Santo Yoseph 2 Naikoten Kupang yang ditandai dengan kurangnya keaktifan siswa dalam proses pembelajaran serta masih banyak siswa yang belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran permainan ular tangga terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto. Populasi sekaligus sampel penelitian berjumlah 34 siswa kelas II yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui angket yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji prasyarat analisis berupa uji normalitas dan uji linearitas, serta uji hipotesis menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dengan nilai signifikansi variabel media pembelajaran sebesar 0,165 dan motivasi belajar sebesar 0,379. Hubungan antara kedua variabel juga bersifat linear dengan nilai signifikansi Deviation from Linearity sebesar 0,257. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan penggunaan media pembelajaran permainan ular tangga terhadap motivasi belajar siswa. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,802 menunjukkan bahwa media pembelajaran permainan ular tangga memberikan kontribusi sebesar 80,2% terhadap motivasi belajar siswa, sedangkan 19,8% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.
Copyrights © 2026