ABSTRACT This research was motivated by the variance in students' learning motivation and the critical role of teacher professionalism in Grade V at SD Negeri Oetona, Kupang. This study aimed to determine the effect of teacher professionalism on the learning motivation of Grade V students at SD Negeri Oetona. A quantitative approach with an ex post facto design was employed. The population consisted of all 29 Grade V students, utilizing a saturated sampling technique so the entire population became the sample. Data were collected via questionnaires, observation, and documentation, then analyzed using descriptive statistics and simple linear regression via IBM SPSS Statistics. The results demonstrated a positive and significant effect of teacher professionalism on students' learning motivation. This was proven by a correlation coefficient (R) of 0.944, indicating a very strong relationship, and a coefficient of determination (R Square) of 0.892, meaning teacher professionalism contributed 89.2% to students' learning motivation, while 10.8% was influenced by other factors. The hypothesis test showed a t-value of 14.924 with a significance level of 0.000 < 0.05, leading to the rejection of H0 and acceptance of Ha. In conclusion, higher teacher professionalism linearly increases the learning motivation of Grade V students at SD Negeri Oetona. These findings suggest that continuously improving teacher competence is essential to optimize students' learning motivation in elementary schools. Keywords: Teacher Professionalism, Learning Motivation, Elementary School Students. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya profesionalisme guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas V di SD Negeri Oetona, yang masih bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh profesionalisme guru terhadap motivasi belajar siswa kelas V di SD Negeri Oetona. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis ex post facto. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Oetona berjumlah 29 siswa, dengan teknik sampling jenuh sehingga seluruh populasi dijadikan sampel. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan regresi linear sederhana dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh positif dan signifikan antara profesionalisme guru dan motivasi belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,944 yang menunjukkan hubungan sangat kuat, serta nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,892 yang berarti profesionalisme guru memberikan kontribusi sebesar 89,2% terhadap motivasi belajar siswa, sedangkan 10,8% dipengaruhi oleh faktor lain. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai t hitung sebesar 14,924 dengan signifikansi 0,000 < 0,05 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan penelitian ini adalah semakin tinggi profesionalisme guru, maka semakin tinggi pula motivasi belajar siswa kelas V di SD Negeri Oetona. Temuan ini menyarankan perlunya peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan demi mendukung mutu pembelajaran dan motivasi belajar siswa secara optimal. Kata Kunci: Profesionalisme Guru, Motivasi Belajar, Siswa Sekolah Dasar.