Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi media pembelajaran Explosion History Box untuk meningkatkan motivasi belajar sejarah siswa di sekolah menengah kejuruan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang terdiri dari tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Proses pengembangan diawali dengan mengidentifikasi permasalahan pembelajaran dalam pembelajaran sejarah, khususnya rendahnya motivasi belajar siswa yang disebabkan oleh metode pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan kurang nya penggunaan media pembelajaran yang interaktif serta inovatif. Produk yang dihasilkan berupa media pembelajaran Explosion History Box yang dirancang secara kreatif dan interaktif untuk membantu siswa memahami materi sejarah melalui aktivitas belajar yang menarik, kolaboratif, dan mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Media tersebut divalidasi oleh ahli materi dan ahli media, kemudian dilanjutkan dengan uji coba kelompok kecil dan kelompok besar yang melibatkan siswa kelas XI SMKN 1 Pekanbaru. Hasil validasi menunjukkan tingkat kelayakan yang tinggi, dengan ahli materi memberikan skor sebesar 96% yang dikategorikan “sangat valid”, sedangkan ahli media memperoleh skor sebesar 76% dengan kategori “layak”. Hasil respon siswa juga menunjukkan penerimaan yang sangat baik, dengan skor sebesar 83% pada uji coba kelompok kecil dan 90% pada uji kelompok besar. Selain itu, uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar siswa setelah menggunakan media Explosion History Box, yaitu meningkat dari 63% menjadi 92% pada kelompok kecil dan dari 64% menjadi 87% pada kelompok besar. Secara keseluruhan temuan penelitian ini menegaskan bahwa media pembelajaran Explosion History Box valid, layak, dan efektif dalam meningkatkan motivasi belajar sejarah siswa. Media ini memberikan pengalaman belajar yang interaktif dan menyenangkan, mendorong partisipasi aktif siswa, serta menawarkan alternatif pembelajaran yang inovatif dalam pengajaran sejarah pada konteks pendidikan kejuruan.
Copyrights © 2026