Penelitian ini bertujuan untuk menilai seberapa efektif model pembelajaran berbasis masalah (PBL) dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan pemahaman konsep fisika siswa SMP berdasarkan studi yang dipublikasikan periode 2020–2025. Systematic Literature Review (SLR), yang disesuaikan dengan pedoman PRISMA 2020, digunakan. Lima basis data (Google Scholar, ERIC, SINTA, Garuda, dan Semantic Scholar) digunakan untuk mencari literatur. Dari 128 artikel yang ditemukan, sepuluh memenuhi kriteria inklusi dan kemudian dievaluasi. Hasil sintesis menunjukkan bahwa penggunaan PBL meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan pemahaman konsep fisika siswa SMP. Efektivitas PBL sedang, menurut nilai rerata N-Gain 0,53. Quasi Experiment dan Pre-Experimental adalah desain penelitian yang paling banyak digunakan (masing-masing 30% dan 20%). Kualitas desain masalah, keterampilan fasilitator guru, dan penerapan teknologi pembelajaran adalah beberapa faktor yang memengaruhi efektivitas PBL. Hasil ini mendukung gagasan bahwa PBL dapat menjadi model pembelajaran alternatif yang berguna untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMP saat menerapkan Kurikulum Merdeka.
Copyrights © 2026