Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan kemampuan gerak lokomotor pada siswa sekolah dasar sebagai dasar keterampilan gerak yang mendukung aktivitas fisik dan olahraga, sementara pemanfaatan permainan tradisional dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Game Based Learning (GBL) berbasis permainan tradisional terhadap peningkatan kemampuan gerak lokomotor siswa kelas IV SDIT Mutiara Terpadu Palabuhanratu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain Pre-Experimental One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 23 siswa kelas IV-B yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Instrumen penelitian menggunakan Test of Gross Motor Development-2 (TGMD-2) untuk mengukur kemampuan gerak lokomotor siswa. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan Paired Sample t-Test dengan bantuan aplikasi SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest sebesar 92,04 meningkat menjadi 106,00 pada posttest. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi (Sig.) sebesar 0,000 < 0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Game Based Learning (GBL) berbasis permainan tradisional dapat meningkatkan kemampuan gerak lokomotor siswa kelas IV SDIT Mutiara Terpadu Palabuhanratu.
Copyrights © 2026