Motivasi belajar merupakan salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Namun, hasil observasi di UPTD SD Inpres Kuanino 2 menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa kelas IV masih rendah, ditandai dengan kurangnya keaktifan, rendahnya keberanian mengemukakan pendapat, serta pembelajaran yang masih berpusat pada guru. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah menerapkan pembelajaran deep learning yang menekankan pembelajaran bermakna, berkesadaran, dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan pembelajaran deep learning terhadap motivasi belajar IPAS siswa kelas IV di UPTD SD Inpres Kuanino 2. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi sekaligus sampel penelitian berjumlah 30 siswa kelas IV yang dipilih menggunakan teknik nonprobability sampling. Data dikumpulkan melalui angket berskala Likert dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, regresi linear sederhana, koefisien determinasi, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara penerapan pembelajaran deep learning terhadap motivasi belajar IPAS siswa. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 (<0,05), sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,918 menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran deep learning memberikan kontribusi sebesar 91,8% terhadap motivasi belajar IPAS, sedangkan sisanya 8,2% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, penerapan pembelajaran deep learning efektif dalam meningkatkan motivasi belajar IPAS siswa kelas IV di UPTD SD Inpres Kuanino 2.
Copyrights © 2026