Peningkatan polusi udara yang bersumber dari emisi kendaraan bermotor menuntut adanya langkah strategis, salah satunya melalui pemilihan bahan bakar dan operasional mesin yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif pengaruh variasi putaran mesin serta jenis bahan bakar terhadap tingkat emisi gas buang, khususnya karbon monoksida (CO) dan hidrokarbon (HC), pada sepeda motor Honda CB150R. Pendekatan eksperimen kuantitatif digunakan dalam studi ini. Pengambilan data dilakukan secara langsung menggunakan instrumen gas analyzer pada tiga titik putaran mesin, yakni 1500 rpm, 4000 rpm, dan 8000 rpm. Pengujian ini membandingkan kinerja tiga jenis bahan bakar komersial Pertalite, Pertamax, dan Pertamax Turbo. Hasil eksperimen membuktikan bahwa penggunaan bahan bakar dengan nilai oktan (RON) yang lebih tinggi berkontribusi langsung terhadap penurunan konsentrasi emisi gas buang. Di samping itu, peningkatan putaran mesin pada rentang tertentu mampu menciptakan kondisi pembakaran yang jauh lebih optimal, yang ditandai dengan penyusutan kadar CO dan HC secara signifikan. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa sinergi antara penggunaan bahan bakar beroktan tinggi dan pengoperasian mesin pada putaran ideal merupakan metode yang sangat efektif untuk menekan tingkat polusi udara dari kendaraan roda dua.
Copyrights © 2026