Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan menyimak siswa kelas II pada mata pelajaran Bahasa Indonesia antara kelas yang menggunakan buku cerita dan kelas yang menggunakan poster bergambar tanpa teks, serta mengetahui pengaruh penggunaan buku cerita terhadap keterampilan menyimak siswa di SDN Kamalaka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain Nonequivalent Control Group Design, melibatkan 63 siswa kelas II yang terdiri atas 32 siswa kelas eksperimen dan 31 siswa kelas kontrol yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, dokumentasi, dan validasi ahli, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, perhitungan N-Gain, dan uji hipotesis Mann–Whitney U Test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan keterampilan menyimak antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, dengan rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,735 (kategori tinggi) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 0,365 (kategori sedang). Hasil uji Mann–Whitney U memperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,001 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Disimpulkan bahwa penggunaan buku cerita berpengaruh signifikan terhadap keterampilan menyimak siswa kelas II pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di SDN Kamalaka. Guru disarankan memanfaatkan buku cerita sebagai alternatif media pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan menyimak siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026