Code blue merupakan sistem menejemen darurat yang di bentuk untuk menangani kasus yang membutuhkan intervensi medis darurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktorfaktor yang mempengaruhi efikasi diri perawat Code blue dalam penanganan pasien gawat darurat RSUD dan RSU Swasta di Kabupaten Pidie. Metode penelitian menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh perawat Code blue RSUD dan RSU Swasta di Kabupaten Pidie yaitu sebanyak 49 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling yaitu berjumlah 49 perawat. Penelitian dilakukan dari tanggal 17 sampai 29 Juli tahun 2025. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan faktor pelatihan (0,000 < 0,05) dan masa kerja (0,000 < 0,05) dengan efikasi diri perawat Code blue dalam penanganan pasien gawat darurat. Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan antara faktor (pelatihan dan masa kerja) dengan efikasi diri perawat Code blue dalam penanganan pasien gawat darurat RSUD dan RSU Swasta di Kabupaten Pidie. Saran kepada rumah sakit agar dapat memfasilitasi perawat Code blue untuk mengikuti pelatihan serta sosialisasi yang berkaitan dengan Code blue dalam meningkatkan pengetahuan serta kompetensi untuk menjadi perawat Code blue.
Copyrights © 2026