Latar Belakang : Prevalensi kejadian nyeri punggung pada ibu hamil di Indonesia sebanyak 68% dengan kategori nyeri punggung sedang, dan 32% dengan nyeri punggung ringan (Puspitasari & Saripah, 2020). Pengaruh nyeri punggung apabila tidak teratasi akan menyebabkan nyeri punggung dalam jangka panjang dan nyeri punggung akut. Penatalaksanaan nyeri punggung dapat dilakukan dengan farmakologi dan non farmakologi salah satunya adalah senam hamil. Manfaat senam hamil antara lain mengurangi nyeri persalinan, memperkuat dan menjaga kelenturan dinding perut dan otot dasar panggul yang penting, mengurangi nyeri punggung selama kehamilan, melatih teknik pernapasan, memperbaiki suasana hati, meningkatkan kualitas tidur, mengurangi stres, dan nyeri saat hamil, olahraga juga dapat bermanfaat untuk perawatan tubuh dan mengurangi munculnya berbagai gangguan akibat perubahan posisi tubuh. Senam hamil dapat memberikan pengaruh dalam penurunan nyeri punggung apabila dilaksanakan secara rutin dan intensif (Mongi, 2022). Menurut survey awal di Desa Temon pada bulan Januari terdapat 8 ibu hamil trimester III mengalami gangguan nyeri punggung. Tujuan penelitian adalah untuk memberikan asuhan kebidanan kehamilan dengan Fokus Intervensi Penerapan Senam Hamil Pada Trimester III untuk Mengurangi Nyeri Punggung di Puskesmas Brati. Metodologi : Rancangan ini menggunakan penelitian studi kasus dengan jenis penelitian deskriptif kuantitatif, dengan metode observasi. Subjek penelitian ini adalah ibu hamil Trimester III dengan nyeri punggung di Puskesmas Brati. Hasil : Terdapat penurunan nyeri pada Asuhan Kebidanan Kehamilan dengan Fokus Intervensi Penerapan Senam Hamil pada Trimester III untuk Mengurangi Nyeri Punggung Di Puskesmas Brati. Kesimpulan : Ada penurunan skala nyeri punggung setelah dilakukan senam hamil selama 2 minggu, dengan frekuensi 2x/minggu, durasi 15 menit.
Copyrights © 2024