Limbah ban bekas merupakan salah satu penyumbang sampah terbesar didunia, dan merupakan bahan yang sukar didaur ulang oleh alam hingga ratusan tahun. Crumb rubber juga dapat meningkatkan daya tahan terhadap retak dengan sifat yang elastis sehingga dapat menyerap tegangan sehingga membantu beton lebih tahan terhadap retak, sehingga dapat dijadikan sebagai bahan tambah atau subtitusi Sebagian agregat halus. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh limbah Ban Bekas (Crumb Rubber) sebagai subtitusi agregat halus terhadap kuat tekan dan kuat tarik belah beton. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimental. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa eksperimen kuat tekan dan kuat Tarik belah beton terhadap beton normal variasi 3 subtitusi limbah Ban Bekas yaitu, 2,5%, 7,5%, dan 12,5%, maka didapatkan hasil eksperimen kuat tekan beton untuk umur 28 hari pada beton normal dengan rata-rata 25,285 Mpa dan mengalami penurunan berturut turut pada variasi 2,5%, 7,5%, dan 12,5% dengan rata-rata 23,081 Mpa, 18,665 Mpa, dan 13,060 Mpa. Sedangkan pada pengujian kuat tarik belah beton untuk umur 28 hari pada beton normal dengan rata-rata 5,407 Mpa dan mengalami penurunan pada variasi 2,5%, 7,5%, dan 1,56% dengan rata-rata 4,222 Mpa, 3,674 Mpa, dan 2,983 Mpa. Maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada variasi beton dengan penambahan limbah ban bekas mampu melampaui kekuatan beton normal, jadi semakin banyak limbah Ban Bekas (Crumb rubber) yang digunakan maka akan membuat kuat tekan dan tarik belah pada beton menurun.
Copyrights © 2025