p-Index From 2021 - 2026
0.835
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknik Silitek
Jasman
Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Parepare

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGARUH SUBTITUSI AGREGAT HALUS DENGAN LIMBAH BAN BEKAS (CRUMB RUBBER ) TERHADAP KUAT TEKAN DAN TARIK BELAH BETON Miftah Faridl; Jasman; Hendro Widarto
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/xaj2rw98

Abstract

Limbah ban bekas merupakan salah satu penyumbang sampah terbesar didunia, dan merupakan bahan yang sukar didaur ulang oleh alam hingga ratusan tahun. Crumb rubber  juga dapat meningkatkan daya tahan terhadap retak dengan sifat yang elastis sehingga dapat menyerap tegangan sehingga membantu beton lebih tahan terhadap retak, sehingga dapat dijadikan sebagai bahan tambah atau subtitusi Sebagian agregat halus. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh limbah Ban Bekas (Crumb Rubber) sebagai subtitusi agregat halus terhadap kuat tekan dan kuat tarik belah beton. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimental.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa eksperimen kuat tekan dan kuat Tarik belah beton terhadap beton normal variasi 3 subtitusi limbah Ban Bekas yaitu, 2,5%, 7,5%, dan 12,5%, maka didapatkan hasil eksperimen kuat tekan beton untuk umur 28 hari pada beton normal dengan rata-rata 25,285 Mpa dan mengalami penurunan berturut turut pada variasi 2,5%, 7,5%, dan 12,5% dengan rata-rata 23,081 Mpa, 18,665 Mpa, dan 13,060 Mpa. Sedangkan pada pengujian kuat tarik belah beton untuk umur 28 hari pada beton normal dengan rata-rata 5,407 Mpa dan mengalami penurunan pada variasi 2,5%, 7,5%, dan 1,56% dengan rata-rata 4,222 Mpa, 3,674 Mpa, dan 2,983 Mpa. Maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada variasi beton dengan penambahan limbah ban bekas mampu melampaui kekuatan beton normal, jadi semakin banyak limbah Ban Bekas (Crumb rubber) yang digunakan maka akan membuat kuat tekan dan tarik belah pada beton menurun.
ANALISIS PENENTUAN FASE YANG OPTIMUM PADA PERSIMPANGAN BERSINYAL TERHADAP PANJANG ANTRIAN DAN TUNDAAN Mukhlis Mustamin; H. Hakzah; Jasman
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/3hmm0172

Abstract

Salah satu penyebab tingginya kemacetan di jalan, khususnya di persimpangan, adalah pesatnya pertumbuhan kota. Kinerja Persimpangan menjadi sangat penting untuk manajemen lalu lintas yang efektif.Penulis melakukan evaluasi pengaturan fase pada persimpangan bersinyal untuk menentukan kinerja persimpangan. penulis juga menyelidiki sumber kemacetan di persimpangan. Metode Kapasitas Jalan Indonesia 1997 digunakan untuk mengevaluasi data dari survei lapangan.Hasil evaluasi hasil perhitungan dan analisis data menunjukkan bahwa persimpangan Jl. Jendral Ahmad Yani - Jl. Jendral Sudirman diubah dari 2 fase menjadi 3 fase. Ini menghasilkan derajat kejenuhan 0,86 (DS > 0,75), total kendaraan berhenti 2050 km/jam, dan rata-rata tundaan simpang 33 detik/smp. Untuk mengurangi kemacetan, panjang antrian dan tundaan yang terjadi pada persimpangan Jl.jendaral ahmad yani – Jl.jendral sudirman perlu dilakukan pelebaran jalan ataupun menambah lebar efektif jalan pada persimpangan terkhusus pada ruas Jl.jendral ahmad yani.
PENGARUH PENAMBAHAN ABU SEKAM PADI DAN MODACON ADITIF BETON TERHADAP KUAT TEKAN BETON Awaluddin; Andi Sulfanita; Hamsyah; Hendro Widarto; Jasman
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/k63rvt13

Abstract

Studi ini melihat bagaimana penambahan variasi abu sekam padi pada campuran beton dan Modacon memengaruhi kekuatan tekan beton. Meskipun beton masih banyak digunakan dalam konstruksi, permintaan akan beton yang ramah lingkungan semakin meningkat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana abu sekam padi dapat digunakan sebagai bahan tambahan untuk meningkatkan kinerja beton. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan melakukan pengujian kuat tekan beton normal dan variasi campuran selama 28 hari. Hasilnya menunjukkan bahwa kuat tekan beton normal adalah 25,195 MPa dengan penambahan varian 0,5%, 1,5%, dan 2,5% abu sekam padi. Sementara itu, kuat tekan beton dengan penambahan 0,5%, 1,5%, dan 2,5% abu sekam padi menurun. Penelitian ini menawarkan perspektif baru tentang bahan bangunan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN BUS AKAP  RUTE TANAH TORAJA – MAKASSAR Misbahuddin; Jasman; Hakzah; Isfan Sarullah; Hendro
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/j9qjg035

Abstract

Sistem pelayanan yang diberikan bus di Tanah Toraja telah menjadikannya bus Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) pertama yang menjadi kepercayaan para calon penumpang untuk melakukan perjalanan Tanah Toraja-Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Kualitas pelayanan atau tingkat harapan serta tingkat kinerja pelayanan bus AKAP. Metode penelitian yang di gunakan yaitu metode Costumer Saticfaction Index (CSI) dan metode Importance Performance Analysis (IPA) dengan jumlah responden 200 orang yang diambil dari 12 armada yang saat ini beroperasi di 3 kelas bus yaitu kelas ekslusif, ekonomi dan VIP. Hasil penelitian memperlihatkan tidak ada satupun indikator yang kurang baik untuk memenuhi harapan penumpang, dimana untuk kualitas pelayanan bus  AKAP berdasarkan hasil analisis menggunakan metode Costumer Saticfaction Index (CSI) dan metode Importance Performance Analysis (IPA) maka telah didapatkan masing-masing kelas berada pada tingkat kesesuaian pelayanan atau harapan dan kinerja seperti di kelas ekslusif berada pada nilai 83,74% atau tingakat pelayanannya berada dalam kategori Cukup puas, kelas ekonomi berada pada nilai 80% atau tingkat pelayanannya berada dalam kategori puas dan kelas VIP berada pada nilai 84,76% atau tingkat pelayanannya berada dalam kategori Cukup puas.
ANALISIS KARAKTERISTIK BETON MENGGUNAKAN PASIR DAN KERIKIL SUNGAI MATA ALLO KABUPATEN ENREKANG BERDASARKAN TINJAUAN KUAT TEKAN DAN TARIK BELAH Arfan Abdullah; Jasman; Hendro Widarto
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/tt0g6j56

Abstract

Sungai Mata Allo yang berada di Kecamatan Enrekang merupakan salah satu daerah yang memiliki sumber material berupa agregat yang cukup melimpah. Meskipun belum dapat dipastikan sebagai bahan konstruksi yang memenuhi Standar Nasional Indonesia dan memenuhi mutu beton yang baik pada pembangunan konstruksi daerah setempat agregat Sungai Mata Allo telah digunakan masyarakat setempat sebagai bahan pembangunan konstruksi berskala kecil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pennggunaan pasir sungai Mata Allo terhadap kuat tekan dan tarik belah. Metode peneltian ini  menggunakan  metode eksperimental yang dilakukan di laboratorium struktur dan bahan selama   September-November 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasir Sungai Mata Allo memenuhi spesifikasi sebagai pengganti agregat pasir dalam beton. Kuat tekan beton normal pada umur 7, 14, dan 28 hari masing-masing adalah 19,34 MPa (7 hari), 20,95 MPa (14 hari), dan 27,74 MPa (28 hari). Beton dengan pasir Sungai Mata Allo memiliki kuat tekan 17,36 MPa (7 hari), 20,19 MPa (14 hari), dan 25,10 MPa (28 hari). Sedangkan beton dengan kerikil Sungai Mata Allo menunjukkan kuat tekan 17,08 MPa (7 hari), 19,25 MPa (14 hari), dan 24,53 MPa (28 hari). Untuk kuat tarik belah, terjadi penurunan dari beton normal (6,444 MPa) menjadi 4,222 MPa (pasir Mata Allo) dan 3,778 MPa (kerikil Mata Allo) pada umur 28 hari.