Penyediaan air bersih dan sanitasi di Maluku Utara masih menghadapi berbagai tantangan akibat karakteristik wilayah kepulauan, keterbatasan sumber air tawar, dan rendahnya kualitas sanitasi lingkungan. Beberapa penelitian menunjukkan adanya masalah kualitas air, intrusi air laut, keterbatasan layanan PDAM, serta meningkatnya kebutuhan air masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi penyediaan air bersih dan sanitasi serta peluang pengembangannya di Maluku Utara. Penelitian menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis berbagai artikel ilmiah terkait kualitas air, sanitasi, distribusi air bersih, kapasitas PDAM, dan teknologi penyediaan air di wilayah Maluku Utara. Data dianalisis secara deskriptif untuk membandingkan dan mensintesis hasil penelitian yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah masih bergantung pada air hujan dan air tanah dangkal dengan kualitas yang belum memenuhi standar kesehatan. Permasalahan utama meliputi intrusi air laut, pencemaran domestik, keterbatasan distribusi air, dan rendahnya sanitasi lingkungan. Namun, inovasi teknologi seperti sistem perpipaan antarpulau, mikrohidro, dan pengolahan air lokal berpotensi mendukung keberlanjutan penyediaan air bersih di wilayah kepulauan.
Copyrights © 2026