p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknik Silitek
Julham Adingku
Program Studi Teknik Sipil Universitas Pasifik Morotai

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

DESAIN STABILITAS LERENG DENGAN PERKUATAN GEOTEXTILE PADA KELURAHAN TABONA Julham Adingku; Muhammad Reza Kusman; Arni Zuhairini A Sibua
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 01 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/cyje9477

Abstract

Kondisi lereng dengan kemiringan yang curam dapat menyebabkan terjadinya kelongsoran sehingga diperlukan sebuah perkuatan lereng, salah satunya yaitu dengan geotekstil. Geotekstil sering digunakan karena memiliki beberapa keunggulan, antara lain mudah dalam pelaksanaan, murah, dan dapat meningkatkan stabilitas lereng secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana prosedur menghitung stabilitas lereng Kelurahan Tabona dalam kondisi eksisting, dan mengetahui bagaimana cara menghitung stabilitas lereng Kelurahan Tabona menggunakan perhitungan manual dengan perkuatan geotextile. Dalam penelitian ini digunakan metode Fellenius untuk menganalisis lereng kondisi eksisting. Sedangkan untuk menganalisis lereng setelah perkuatan mengacu pada pedoman konstruksi bangunan No.003/BM/2009. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh FK=1,1 pada lereng untuk bidang longsor dengan jari- jari R=9,0 m (tidak aman). Sementara dengan mengubah geometri lereng diperoleh FK =1,3 (tidak aman) Selanjutnya setelah menggunakan perkuatan geotextile dengan tipe woven polypropylene tensile strength (CD) sebesar 50 kN/m diperoleh FK=3,1 artinya  aman dari kelongsoran. Geotextile yang digunakan adalah sebanyak 7 lapis dan setiap lapisan memenuhi faktor aman baik terhadap cabut tulangan (FKP) maupun faktor aman terhadap putusnya tulangan (FKr) yaitu syarat FKP dan FKr ≥1,5. Dari 7 lapis geotextile tersebut didapatkan FKP Minimum = 10 dan FKr Minimum = 1,7 yang artinya semua lapisan geotextile yang digunakan aman terhadap cabut dan aman terhadap putusnya geotextile tersebut.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW TENTANG SISTEM PENYEDIAAN AIR BERSIH DAN SANITASI DI MALUKU UTARA Arni Zuhairini A Sibua; Julham Adingku; Siti Hadija Goraahe
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 03 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/d66zhe98

Abstract

Penyediaan air bersih dan sanitasi di Maluku Utara masih menghadapi berbagai tantangan akibat karakteristik wilayah kepulauan, keterbatasan sumber air tawar, dan rendahnya kualitas sanitasi lingkungan. Beberapa penelitian menunjukkan adanya masalah kualitas air, intrusi air laut, keterbatasan layanan PDAM, serta meningkatnya kebutuhan air masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi penyediaan air bersih dan sanitasi serta peluang pengembangannya di Maluku Utara. Penelitian menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis berbagai artikel ilmiah terkait kualitas air, sanitasi, distribusi air bersih, kapasitas PDAM, dan teknologi penyediaan air di wilayah Maluku Utara. Data dianalisis secara deskriptif untuk membandingkan dan mensintesis hasil penelitian yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah masih bergantung pada air hujan dan air tanah dangkal dengan kualitas yang belum memenuhi standar kesehatan. Permasalahan utama meliputi intrusi air laut, pencemaran domestik, keterbatasan distribusi air, dan rendahnya sanitasi lingkungan. Namun, inovasi teknologi seperti sistem perpipaan antarpulau, mikrohidro, dan pengolahan air lokal berpotensi mendukung keberlanjutan penyediaan air bersih di wilayah kepulauan.
PENGUNAAN BATU APUNG SEBAGAI AGREGAT PADA PEMBUATAN  BETON RINGAN; SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Julham Adingku; Arni Zuhairini A. Sibua
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 03 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/tb8krj96

Abstract

Beton ringan merupakan inovasi material konstruksi yang bertujuan mengurangi berat struktur tanpa mengurangi fungsi mekanis secara signifikan. Salah satu material alami yang banyak digunakan sebagai agregat ringan adalah batu apung (pumice). Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian sistematis (Systematic Literature Review/SLR) terhadap penggunaan batu apung sebagai agregat dalam beton ringan. Metode SLR dilakukan melalui identifikasi, seleksi, dan analisis berbagai artikel ilmiah dari database Google Scholar, Science Direct, dan jurnal nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan batu apung dapat menurunkan berat jenis beton hingga 25–35%, namun juga menyebabkan penurunan kuat tekan akibat tingginya porositas material, kemdian beberapa penelitian yang menggunakan batu apung sebesar 25–50% memberikan kombinasi terbaik antara pengurangan berat dan kekuatan beton, dan ada juga beberapa penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahan tambahan seperti fly ash dan serat dapat meningkatkan performa mekanik beton ringan berbasis batu apung.