Beton ringan merupakan inovasi material konstruksi yang bertujuan mengurangi berat struktur tanpa mengurangi fungsi mekanis secara signifikan. Salah satu material alami yang banyak digunakan sebagai agregat ringan adalah batu apung (pumice). Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian sistematis (Systematic Literature Review/SLR) terhadap penggunaan batu apung sebagai agregat dalam beton ringan. Metode SLR dilakukan melalui identifikasi, seleksi, dan analisis berbagai artikel ilmiah dari database Google Scholar, Science Direct, dan jurnal nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan batu apung dapat menurunkan berat jenis beton hingga 25–35%, namun juga menyebabkan penurunan kuat tekan akibat tingginya porositas material, kemdian beberapa penelitian yang menggunakan batu apung sebesar 25–50% memberikan kombinasi terbaik antara pengurangan berat dan kekuatan beton, dan ada juga beberapa penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahan tambahan seperti fly ash dan serat dapat meningkatkan performa mekanik beton ringan berbasis batu apung.
Copyrights © 2026