Penelitian ini bertujuan menganalisis pengendalian persediaan bahan baku cup pada CV. XYZ menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ). Analisis dilakukan dengan membandingkan metode pengendalian persediaan perusahaan dengan metode EOQ berdasarkan data kebutuhan bahan baku, biaya pemesanan, dan biaya penyimpanan untuk menentukan jumlah pemesanan yang optimal serta meminimalkan biaya persediaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode EOQ lebih efisien dibandingkan metode konvensional. Frekuensi pemesanan optimal adalah empat kali per tahun dengan jumlah pemesanan sebanyak 1.536.117 pcs setiap kali pemesanan. Penerapan metode EOQ menghasilkan total biaya persediaan sebesar Rp40.124.629, lebih rendah dibandingkan metode perusahaan sebesar Rp43.046.012. Dengan demikian, metode EOQ mampu menghemat biaya persediaan sebesar Rp2.921.383 atau 6,79%. Berdasarkan hasil tersebut, metode EOQ terbukti efektif dalam mengoptimalkan pengendalian persediaan bahan baku melalui penentuan jumlah dan frekuensi pemesanan yang ekonomis. Oleh karena itu, metode EOQ direkomendasikan sebagai dasar pengambilan keputusan untuk meningkatkan efisiensi biaya persediaan serta menjaga kelancaran proses produksi di Perusahan.
Copyrights © 2026