Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan isolat Trichoderma sp. pada tanah rhizosfer bambu serta mengkaji pengaruh penambahan Trichoderma sp. terhadap kualitas kompos serasah daun bambu kering (Bambusa sp.). Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan dua perlakuan, yaitu kompos tanpa penambahan Trichoderma sp. (P0) dan kompos dengan penambahan Trichoderma sp. (P1). Pengamatan dilakukan selama 15 hari berdasarkan parameter warna, bau, tekstur, kadar air, dan penyusutan bobot. Isolasi dan identifikasi Trichoderma sp. dilakukan melalui pengamatan makroskopis dan mikroskopis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolat yang diperoleh memiliki koloni berwarna hijau-putih, hifa bersepta, dan konidia berbentuk bulat hingga subbulat yang sesuai dengan karakteristik Trichoderma sp. Penambahan Trichoderma sp. menghasilkan kompos dengan warna lebih gelap, bau tanah yang khas, tekstur lebih remah, kadar air lebih rendah (42%), serta penyusutan bobot lebih tinggi (24%) dibandingkan perlakuan kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Trichoderma sp. efektif mempercepat proses dekomposisi dan meningkatkan kualitas fisik kompos serasah daun bambu kering. Oleh karena itu, Trichoderma sp. berpotensi digunakan sebagai bioaktivator dalam pengolahan limbah organik yang ramah lingkungan.
Copyrights © 2026