Rumah pemotongan ayam merupakan suatu industri peternakan dengan kegiatan utama pemotongan ayam. Ketika menjalankan kegiatan produksi, selain menghasilkan output daging ayam, RPA ini menghasilkan limbah produksi berupa padat dan cair. Limbah padat yang dihasilkan dinilai masih memiliki nilai sehingga dapat dijual kepada pihak ketiga. Namun untuk limbah cair kerap dibuang begitu saja ke sungai. Hal tersebut mengakibatkan tingginya potensi pencemaran lingkungan. Dalam rangka menangani permasalahan tersebut, pada penelitian ini digunakan pendekatan green productivity. Berdasarkan perhitungan yang dilakukan, didapati tingkat produktivitas yang sangat baik, yaitu 274%. Namun akan lebih baik apabila lebih bijak dalam menggunakan sumber daya material. Setelah dilakukan perhitungan kinerja lingkungan, disimpulkan apabila terdapat dua proses yang limbahnya berada di bawah standar baku mutu, yaitu proses perebusan I dan bak penampung akhir dengan indeks EPI sebesar 3,74 dan 2,03. Solusi terpilih untuk menangani permasalahan tersebut adalah penerapan water sprayer gun pada proses pencucian, serta biofilter anaerob-aerob bermedia sarang tawon.
Copyrights © 2024