Permintaan produk CV. Milkindo Berka Abadi utamanya susu pasteurisasi yang tinggi direspon baik oleh perusahaan, namun perusahaan belum memenuhi syarat perusahaan peternakan sapi perah dimana lantai produksi setidaknya berjarak 25-30 m dari kandang. Pada proses produksi ditemukan susu tumpah di stasiun filling bottle, diindikasikan pekerja mengalami Musculoskeletal Disorders (MSDs) karena postur kerja yang tidak nyaman. Sehingga dilakukan upaya perencanaan tata letak fasilitas baru dan stasiun filling bottle yang ergonomis. Pengupayaan menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP) dan Rapid Upper Limb Assessment (RULA). Dari penelitian didapatkan usulan layout terbaik yang meminimalkan perpotongan aliran bahan serta memberikan aliran material yang optimal dengan jarak perpindahan 187,15m dan ongkos material handling Rp260.984,11. Berdasarkan analisis postur kerja, aktivitas di stasiun filling dan pemindahan bahan menunjukkan level risiko menengah hingga tinggi. Maka dilakukan perbaikan workstation berupa penggunaan alat bantu pengisian susu botol serta trolley. Perbaikan yang diusulkan berhasil mengurangi level risiko MSDs pekerja.
Copyrights © 2025