Penelitian ini berfokus pada pengendalian kualitas proses produksi tas ransel yang diproduksi perusahaan konveksi. Tas ransel merupakan produk yang paling banyak diproduksi setiap bulannya selama 12 bulan terakhir. Selama 12 bulan terakhir, terdapat banyak defect produk tas ransel yang ditemukan. Maka perlu dilakukan perbaikan proses pengendalian kualitas demi meminimasi angka defect produk. DMAIC dianggap sebagai metode yang tepat dalam mengatasi permaslahan ini. Dalam penelitian ini, tahap define dilakukan dengan melakukan identifikasi SIPOC, alur proses produksi, identifikasi CTQ dan identifikasi jenis defect. Tahap measure dilakukan dengan melakukan perhitungan DPMO dan level sigma serta perbandingan defect dan proses produksi menggunakan Bar Chart. Analyze dilakukan untuk mengetahui mode kegagalan yang terjadi beserta penyebab permasalahannya dilakukan dengan menggunakan bantuan pareto diagram dan FMEA serta perhitungan RPN dan nilai kritisnya. Improve dilakukan dengan memberi rekomendasi perbaikan yang diberikan ialah pembuatan instruksi kerja, checklist proses penjahitan, Quality Control Inspection Report, penjadwalan maintenance, dan operator traininig.
Copyrights © 2026