Penggunaan energi listrik yang berlebihan di asrama mahasiswa menjadi salah satu masalah yang perlu ditangani untuk meningkatkan efisiensi penggunaan listrik. Penelitian ini bertujuan merancang dan menerapkan sistem lampu otomatis berbasis Internet of Things (IoT) untuk membantu menghemat energi listrik di lingkungan asrama mahasiswa. Sistem ini menggunakan mikrokontroler ESP32 yang terhubung dengan sensor LDR untuk mendeteksi kondisi cahaya ruangan, sensor PIR untuk mendeteksi keberadaan penghuni, serta relay sebagai pengendali lampu otomatis. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen, dimulai dari analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi perangkat keras dan perangkat lunak, hingga pengujian sistem. Sistem dirancang agar lampu dapat menyala dan mati secara otomatis berdasarkan intensitas cahaya dan keberadaan pengguna di dalam ruangan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu menghemat konsumsi listrik hingga 67,8% dibandingkan penggunaan lampu manual. Tingkat akurasi sensor dalam mendeteksi keberadaan penghuni mencapai 94,2% dengan waktu respons rata-rata 1,3 detik. Selain itu, sistem juga dilengkapi fitur monitoring berbasis web sehingga pengelola asrama dapat memantau kondisi lampu dan penggunaan energi secara jarak jauh.Pengujian selama 30 hari menunjukkan sistem berjalan stabil dengan tingkat keberhasilan operasional sebesar 98,7%. Berdasarkan analisis biaya dan manfaat, investasi sistem diperkirakan dapat kembali dalam waktu sekitar 14 bulan melalui penghematan listrik. Penelitian ini membuktikan bahwa
Copyrights © 2026