cover
Contact Name
Yudho Yudhanto
Contact Email
yuda@mipa.uns.ac.id
Phone
+6283866633322
Journal Mail Official
admin@indotera.net
Editorial Address
BIPTEK - Jl. Slamet Riyadi No.17 Kartasura Sukoharjo, Central Java - Indonesia
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Dissemination of Engineering and Applied Technology Research Applications (INDOTERA)
ISSN : 31103316     EISSN : 31103766     DOI : -
Core Subject :
INDOTERA: Indonesian Dissemination of Engineering and Applied Technology Research Applications is a national scientific journal that focuses on publishing research findings, community service activities, development efforts, and the application of innovative applied technologies that have a tangible impact on society, industry, and national development. This journal serves as a scientific dissemination platform for researchers, academics, practitioners, and technology innovators to share their work, discoveries, analyses, applications, and implementations that are practical and solution-oriented in addressing real-world problems.
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Pengembangan Aplikasi Jadwal Dinas Daniel Febrian Sijabat; Bella Ananda Putri; Ajeng Wahyu Putri Kinasih; Agustina Marga Utami; Puri Kusuma Wardani
INDOTERA - Indonesian Dissemination of Engineering and Applied Technology Research Applications Vol. 1 No. 1 (2025): INDOTERA Vol.1 No.1 Th.2025
Publisher : Bisnis Inovasi Pendidikan dan Teknologi (BIPTEK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68167/indotera.v1i1.1

Abstract

Permasalahan utama dalam sistem penjadwalan dinas di berbagai institusi adalah masih digunakannya metode manual, seperti pencatatan melalui dokumen fisik atau spreadsheet, yang rentan terhadap kesalahan input, miskomunikasi, dan keterlambatan distribusi informasi. Untuk menjawab tantangan tersebut, penelitian ini bertujuan mengembangkan sebuah aplikasi berbasis web bernama Agenda, yang dirancang untuk mempermudah proses penjadwalan dinas secara digital dan terintegrasi. Aplikasi ini dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL, yang memungkinkan pengelolaan data jadwal dinas secara efisien, terstruktur, dan fleksibel. Keunggulan utama dari aplikasi Agenda adalah fitur notifikasi otomatis (blast) melalui WhatsApp API, yang secara langsung mengirimkan jadwal kepada seluruh pengguna terkait tanpa harus membuka aplikasi terlebih dahulu. Fitur ini diimplementasikan sebagai solusi untuk mengurangi keterlambatan distribusi informasi serta meningkatkan efektivitas komunikasi internal dalam organisasi. Proses pengembangan mengikuti pendekatan waterfall model, dimulai dari analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, hingga pengujian fungsional. Dengan fitur utama pengiriman notifikasi dinamis via WhatsApp, aplikasi Agenda tidak hanya menyelesaikan persoalan teknis penjadwalan, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan tata kelola komunikasi dinas yang lebih efisien dan real-time.
Rancang Bangun UI/UX Website Bisnis Outdoor Hari Santoso; Defry Rahmadiyanto Nugroho
INDOTERA - Indonesian Dissemination of Engineering and Applied Technology Research Applications Vol. 1 No. 1 (2025): INDOTERA Vol.1 No.1 Th.2025
Publisher : Bisnis Inovasi Pendidikan dan Teknologi (BIPTEK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68167/indotera.v1i1.5

Abstract

Persewaan alat outdoor seperti tenda, kompor portable, dan perlengkapan camping lainnya semakin diminati oleh masyarakat urban yang ingin menikmati alam tanpa harus membeli perlengkapan sendiri. Namun, banyak jasa persewaan belum memiliki platform digital yang optimal untuk memfasilitasi pemesanan, pengecekan stok, dan informasi produk. Permasalahan utama yang ditemukan adalah keterbatasan akses dan navigasi yang menyulitkan calon pengguna. Solusi dari penelitian ini adalah merancang desain antarmuka pengguna (UI) dan pengalaman pengguna (UX) untuk website persewaan outdoor yang mengutamakan kemudahan akses, estetika, dan efisiensi penggunaan. Teknologi yang digunakan berupa perangkat lunak desain Figma untuk pembuatan prototipe interaktif. Metode penelitian menggunakan pendekatan Design Thinking yang terdiri dari lima tahapan: empathize, define, ideate, prototype, dan test. Hasil pengujian menggunakan usability testing menunjukkan bahwa desain website mudah digunakan dengan skor kepuasan pengguna mencapai 87%. Hal ini menunjukkan desain yang dikembangkan telah sesuai dengan kebutuhan pengguna. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi pengembangan sistem persewaan digital lainnya.
Perancangan dan Pembuatan Prototype Perpustakaan Berbasis RFID Marsahid; Alfian Setyo
INDOTERA - Indonesian Dissemination of Engineering and Applied Technology Research Applications Vol. 1 No. 1 (2025): INDOTERA Vol.1 No.1 Th.2025
Publisher : Bisnis Inovasi Pendidikan dan Teknologi (BIPTEK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68167/indotera.v1i1.15

Abstract

Permasalahan utama dalam manajemen perpustakaan konvensional adalah ketidakefisienan dalam proses peminjaman dan pengembalian buku serta potensi kehilangan koleksi. Penelitian ini menawarkan solusi melalui pengembangan prototipe sistem perpustakaan berbasis RFID (Radio Frequency Identification) yang terintegrasi dengan perangkat lunak dan perangkat keras pendukung. Teknologi yang digunakan meliputi modul RFID RC522, Arduino UNO, dan MySQL sebagai basis data. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah Waterfall, mencakup tahapan analisis, desain, implementasi, dan pengujian. Hasil penelitian menunjukkan sistem mampu mendeteksi buku secara otomatis dan mencatat transaksi dengan akurasi 100% pada 10 kali pengujian pengambilan dan pengembalian buku. Sistem juga mampu meningkatkan efisiensi proses peminjaman hingga 70% dibanding sistem manual.
Optimalisasi Sistem Irigasi Pertanian Berbasis IoT Untuk Peningkatam Efisiensi Sumber Daya Air Hamka Ibnu Zufar; Amru Dzaky Ramadhan
INDOTERA - Indonesian Dissemination of Engineering and Applied Technology Research Applications Vol. 2 No. 1 (2026): INDOTERA Vol.2 No.1 Th.2026
Publisher : Bisnis Inovasi Pendidikan dan Teknologi (BIPTEK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertanian modern kini menghadapi tantangan besar dalam mengelola keterbatasan sumber daya air, sementara kebutuhan akan produk pertanian terus meningkat akibat pertumbuhan populasi. Sistem irigasi tradisional kerap kali kurang efisien, menyebabkan pemborosan air dan energi serta kerugian ekonomi bagi petani. Untuk menjawab permasalahan ini, artikel ini mengusulkan pendekatan inovatif melalui penerapan sistem irigasi cerdas berbasis Internet of Things (IoT). Sistem ini mengintegrasikan sensor kelembaban tanah, suhu, dan curah hujan guna mengumpulkan data secara real-time yang kemudian dikirim ke platform pusat untuk dianalisis.Pemanfaatan teknologi IoT memungkinkan keputusan irigasi yang lebih tepat berdasarkan kondisi aktual tanaman dan lahan, sehingga mendukung praktik irigasi presisi. Penelitian ini melibatkan pengembangan prototipe yang mencakup perancangan sistem perangkat keras dan perangkat lunak, serta pengujian dalam lingkungan pertanian yang terkendali. Sensor kelembaban tanah, seperti sensor kapasitif EC-5, dipasang di beberapa titik untuk memantau kadar air tanah secara terus-menerus. Data dikirimkan melalui modul Wi-Fi (misalnya ESP8266) ke server cloud seperti ThingSpeak atau Firebase. Algoritma kontrol kemudian memproses data tersebut dan membandingkannya dengan ambang batas kelembaban yang telah ditentukan, untuk mengaktifkan atau mematikan pompa irigasi secara otomatis. Selain itu, antarmuka pengguna berbasis aplikasi seluler dikembangkan agar petani dapat memantau dan mengendalikan sistem secara manual serta melihat data secara real-time.Hasil uji coba menunjukkan bahwa sistem ini mampu menurunkan penggunaan air hingga 30% dibandingkan metode konvensional, serta meningkat kan efisiensi pemanfaatan air per satuan hasil panen sebesar 15%. Sistem juga merespons lebih cepat terhadap perubahan kondisi lingkungan, seperti hujan mendadak, sehingga dapat mencegah irigasi berlebih. Penerapan sistem irigasi berbasis IoT ini tidak hanya mendukung penghematan air dan energi, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan produktivitas dan kualitas hasil pertanian, serta mengurangi beban kerja petani.Penelitian ini menyimpulkan bahwa Pertanian modern kini menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan air. Sistem irigasi konvensional kerap tidak efisien dan menimbulkan pemborosan air. Untuk menjawab masalah ini, kami mengembangkan sistem irigasi pintar berbasis IoT yang memanfaatkan sensor (seperti sensor kelembaban tanah, suhu, dan curah hujan) guna memperoleh data secara real-time, sehingga memungkinkan irigasi presisi otomatis. Prototipe kami menggunakan sensor EC-5 dan modul ESP8266 yang terhubung ke cloud (ThingSpeak atau Firebase) dan dikendalikan oleh algoritma tertentu. Berdasarkan pengujian, sistem ini mampu menghemat penggunaan air hingga 30% dan meningkatkan efisiensi air sebesar 15%, sekaligus mengurangi beban kerja petani. Penerapan teknologi IoT ini mendorong efisiensi sumber daya dan mendukung praktik pertanian berkelanjutan.
IOT Deteksi Kualitas Udara Ruangan Secara Real-Time Menggunakan Arduino dan Sensor MQ135 Anandita Artiar; Muhammad Alfa Rizky Pasha Buntaran; Falih Fadhil Albari
INDOTERA - Indonesian Dissemination of Engineering and Applied Technology Research Applications Vol. 2 No. 2 (2026): INDOTERA Vol.2 No.2 Th.2026
Publisher : Bisnis Inovasi Pendidikan dan Teknologi (BIPTEK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas udara di dalam ruangan merupakan faktor penting yang berpengaruh langsung terhadap kesehatan manusia. Ruangan tertutup dengan sirkulasi udara yang kurang baik dapat menyebabkan penumpukan berbagai gas berbahaya, seperti karbon monoksida (CO), amonia (NH₃), dan zat pencemar lainnya yang dapat mengganggu kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem pemantauan kualitas udara berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan NodeMCU ESP8266 dan sensor gas MQ-135. Sistem yang dikembangkan mampu mendeteksi kadar gas pencemar di udara, mengirimkan data secara real-time ke platform Thingspeak, serta menampilkan informasi dalam bentuk grafik dan indikator LED agar mudah dipahami pengguna. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan pengujian pada tiga kondisi ruangan berbeda, yaitu ruang terbuka, ruang tertutup tanpa ventilasi, dan ruang tertutup yang terpapar asap pembakaran.Hasil pengujian menunjukkan bahwa rata-rata konsentrasi gas pada ruang terbuka berada pada angka 110 ppm dengan kategori aman. Pada ruang tertutup tanpa ventilasi, konsentrasi gas meningkat menjadi 240 ppm dengan status waspada. Sementara itu, pada ruangan tertutup yang mengandung asap pembakaran, kadar gas mencapai 390 ppm dan termasuk kategori berbahaya. Sistem juga berhasil mengirimkan data ke platform Thingspeak dengan waktu respons kurang dari 5 detik sehingga pemantauan dapat dilakukan secara cepat dan interaktif.Penelitian ini menghasilkan solusi pemantauan kualitas udara yang praktis, murah, dan mudah digunakan. Sistem ini berpotensi diterapkan di rumah, sekolah, maupun fasilitas umum sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan pengawasan terhadap polusi udara di dalam ruangan.
Sistem Lampu Otomatis Berbasis IoT untuk Penghematan Energi Farhan Yazid Musthofa; Anandita Putri Artiar; Falih Fadhil Albari; Dimas Prasetyo Utomo
INDOTERA - Indonesian Dissemination of Engineering and Applied Technology Research Applications Vol. 2 No. 2 (2026): INDOTERA Vol.2 No.2 Th.2026
Publisher : Bisnis Inovasi Pendidikan dan Teknologi (BIPTEK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan energi listrik yang berlebihan di asrama mahasiswa menjadi salah satu masalah yang perlu ditangani untuk meningkatkan efisiensi penggunaan listrik. Penelitian ini bertujuan merancang dan menerapkan sistem lampu otomatis berbasis Internet of Things (IoT) untuk membantu menghemat energi listrik di lingkungan asrama mahasiswa. Sistem ini menggunakan mikrokontroler ESP32 yang terhubung dengan sensor LDR untuk mendeteksi kondisi cahaya ruangan, sensor PIR untuk mendeteksi keberadaan penghuni, serta relay sebagai pengendali lampu otomatis. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen, dimulai dari analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi perangkat keras dan perangkat lunak, hingga pengujian sistem. Sistem dirancang agar lampu dapat menyala dan mati secara otomatis berdasarkan intensitas cahaya dan keberadaan pengguna di dalam ruangan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu menghemat konsumsi listrik hingga 67,8% dibandingkan penggunaan lampu manual. Tingkat akurasi sensor dalam mendeteksi keberadaan penghuni mencapai 94,2% dengan waktu respons rata-rata 1,3 detik. Selain itu, sistem juga dilengkapi fitur monitoring berbasis web sehingga pengelola asrama dapat memantau kondisi lampu dan penggunaan energi secara jarak jauh.Pengujian selama 30 hari menunjukkan sistem berjalan stabil dengan tingkat keberhasilan operasional sebesar 98,7%. Berdasarkan analisis biaya dan manfaat, investasi sistem diperkirakan dapat kembali dalam waktu sekitar 14 bulan melalui penghematan listrik. Penelitian ini membuktikan bahwa 
ANALISIS USER INTERFACE PADA SITUS WEB OPEN COURSE WARE UNIVERSITAS XYZ Fikri Setiawan; Amanda Namira Tsatsabil
INDOTERA - Indonesian Dissemination of Engineering and Applied Technology Research Applications Vol. 1 No. 2 (2025): INDOTERA Vol.1 No.2 Th.2025
Publisher : Bisnis Inovasi Pendidikan dan Teknologi (BIPTEK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital dalam pendidikan tinggi mendorong pemanfaatan platform pembelajaran terbuka, salah satunya Open Course Ware (OCW). OCW Universitas XYZ menyediakan akses bebas terhadap materi pembelajaran berbasis web yang dapat digunakan oleh dosen dan mahasiswa. Namun, efektivitas platform digital tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan konten, tetapi juga oleh kualitas antarmuka pengguna (user interface/UI) dan pengalaman pengguna (user experience/UX). Antarmuka yang tidak optimal berpotensi menurunkan kenyamanan dan efektivitas proses pembelajaran, sehingga evaluasi usability diperlukan untuk memastikan kualitas layanan digital. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi usability situs OCW kampus XYZ dengan metode System Usability Scale (SUS), yang dikenal reliabel dan terstandarisasi dalam mengukur persepsi pengguna terhadap kemudahan penggunaan sistem. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan melibatkan pengguna aktif OCW kampus XYZ, terdiri atas mahasiswa dan dosen. Data dikumpulkan melalui kuesioner SUS yang terdiri dari 10 pernyataan menggunakan skala Likert 5 poin. Analisis dilakukan dengan menghitung skor SUS dan menginterpretasikan hasil berdasarkan standar penilaian usability. Selain itu, aspek navigasi, desain visual, responsivitas, dan aksesibilitas juga dianalisis untuk memberikan gambaran lebih komprehensif mengenai kualitas antarmuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usability OCW kampus XYZ berada pada kategori dapat diterima, meskipun masih terdapat aspek yang perlu ditingkatkan agar pengalaman pengguna menjadi lebih optimal. Temuan ini memberikan rekomendasi penting bagi pengembangan OCW kampus XYZ dalam upaya meningkatkan kualitas platform pembelajaran digital yang lebih efektif, adaptif, dan mendukung kebutuhan pembelajaran di era digital.
Sistem Smart Home Berbasis IoT Untuk Monitoring Dan Kontrol Perangkat Rumah Tangga Fawwaz Abiyyu Arifin; Farhan Yazid Musthofa; Muhammad Alfa Rizky Pasha Buntaran3
INDOTERA - Indonesian Dissemination of Engineering and Applied Technology Research Applications Vol. 2 No. 2 (2026): INDOTERA Vol.2 No.2 Th.2026
Publisher : Bisnis Inovasi Pendidikan dan Teknologi (BIPTEK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) telah menghadirkan berbagai inovasi dalam bidang otomasi rumah atau smart home. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem smart home berbasis IoT yang mampu memantau serta mengendalikan perangkat rumah tangga, seperti lampu, kipas angin, dan pintu otomatis, melalui aplikasi mobile secara real-time. Sistem dikembangkan menggunakan mikrokontroler NodeMCU ESP8266 yang terhubung ke jaringan Wi-Fi dan diintegrasikan dengan platform Blynk sebagai media kontrol dan monitoring. Metode penelitian yang digunakan adalah metode rekayasa prototipe, yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi perangkat keras dan perangkat lunak, hingga pengujian sistem secara menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu menjalankan fungsi kontrol dan pemantauan perangkat dengan baik, dengan rata-rata waktu respons sebesar 1,93 detik. Selain itu, sistem juga dapat memberikan notifikasi status perangkat secara langsung kepada pengguna. Implementasi sistem smart home ini terbukti mampu meningkatkan efisiensi penggunaan energi hingga 35% sekaligus memberikan peningkatan pada aspek keamanan dan kenyamanan pengguna. Evaluasi sistem dilakukan melalui pengujian waktu respons perangkat terhadap perintah dari aplikasi serta pengujian stabilitas koneksi jaringan. Dari sisi biaya, sistem ini tergolong ekonomis dengan total implementasi sekitar Rp285.000, sehingga berpotensi diterapkan secara luas di lingkungan rumah tangga. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan teknologi IoT pada sistem rumah pintar dapat menjadi solusi yang efektif, terjangkau, dan mudah dikembangkan. Ke depannya, sistem masih dapat ditingkatkan melalui penambahan fitur seperti sensor gerak, kamera CCTV, dan integrasi kecerdasan buatan (AI) guna mendukung otomasi rumah yang lebih cerdas dan adaptif.
Prototipe Sistem Deteksi Banjir Berbasis ESP32 dan Blynk dengan Metode Research and Development Falih Fadhil Albari; Muhammad Farih Ibnu Arifin; Anandita Putri Artiar
INDOTERA - Indonesian Dissemination of Engineering and Applied Technology Research Applications Vol. 2 No. 2 (2026): INDOTERA Vol.2 No.2 Th.2026
Publisher : Bisnis Inovasi Pendidikan dan Teknologi (BIPTEK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia termasuk negara yang sangat rentan terhadap terjadinya bencana banjir, sehingga dibutuhkan sebuah sistem peringatan dini yang mampu menyampaikan informasi secara cepat, tepat, dan mudah diterima oleh masyarakat. Akan tetapi, beberapa teknologi pendeteksi banjir yang telah digunakan saat ini masih menghadapi berbagai kendala, terutama pada aspek efektivitas sistem, pemantauan secara langsung (real-time), serta kemudahan akses informasi. Oleh karena itu, penelitian ini difokuskan pada perancangan dan pengembangan prototipe sistem pendeteksi banjir otomatis berbasis Internet of Things (IoT) dengan menggunakan mikrokontroler ESP32, sensor ultrasonik HC-SR04, serta platform cloud Blynk sebagai sarana monitoring dan pengiriman notifikasi secara real-time.Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D), sedangkan proses pengujian dan validasi dilakukan melalui simulasi virtual menggunakan platform Wokwi. Sistem dirancang untuk mendeteksi perubahan tinggi permukaan air dan menentukan kategori kondisi banjir berdasarkan parameter jarak tertentu yang telah ditetapkan sebelumnya. Berdasarkan hasil pengujian, integrasi antara ESP32 virtual dan platform Blynk berhasil berfungsi dengan baik dalam menampilkan data pemantauan secara langsung serta mengirimkan notifikasi kondisi banjir dengan respons yang cepat.Sistem yang dikembangkan mampu mengenali tiga kategori kondisi utama, yaitu “Aman”, “Waspada”, dan “Banjir”. Setiap kondisi ditampilkan menggunakan indikator LED dan alarm buzzer sebagai media peringatan kepada pengguna. Selain itu, sistem juga berhasil mendukung fitur pengendalian buzzer secara manual. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan simulasi virtual efektif untuk menguji dan memvalidasi performa sistem sebelum diterapkan pada perangkat fisik sebenarnya, sehingga dapat menjadi landasan awal dalam pengembangan sistem deteksi banjir berbasis IoT di masa mendatang.
Sistem Arduino untuk Peringatan Jarak Parkir Mobil dengan Sensor Ultrasonik dan Buzzer Muhammad Alfa Rizky Pasha Buntaran; Muhammad Farih Ibnu Arifin; Farhan Yazid Musthofa
INDOTERA - Indonesian Dissemination of Engineering and Applied Technology Research Applications Vol. 2 No. 2 (2026): INDOTERA Vol.2 No.2 Th.2026
Publisher : Bisnis Inovasi Pendidikan dan Teknologi (BIPTEK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterbatasan area parkir serta adanya titik buta (blind spot) pada kendaraan sering menjadi penyebab utama terjadinya benturan atau kecelakaan kecil saat proses parkir. Kondisi ini umumnya dialami oleh pengemudi, terutama ketika memarkir kendaraan di area sempit atau padat. Kurangnya kemampuan pengemudi dalam memperkirakan jarak aman antara kendaraan dengan objek di sekitarnya dapat meningkatkan risiko kerusakan kendaraan maupun lingkungan sekitar.  Oleh karena itu, diperlukan sebuah sistem bantuan parkir yang mampu memberikan informasi jarak secara cepat dan akurat untuk membantu pengemudi melakukan manuver parkir dengan lebih aman. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan prototipe sistem peringatan jarak parkir mobil berbiaya rendah sebagai solusi untuk mengurangi risiko benturan saat parkir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode prototyping, dengan proses simulasi dan pengujian dilakukan menggunakan platform simulator online Wokwi.  Sistem dikembangkan menggunakan mikrokontroler Arduino Uno yang diintegrasikan dengan sensor ultrasonik HC-SR04 sebagai perangkat utama untuk mendeteksi jarak antara kendaraan dan objek di sekitarnya. Selain itu, buzzer digunakan sebagai aktuator yang menghasilkan peringatan suara dinamis berdasarkan tingkat kedekatan objek. Hasil pengujian fungsional menunjukkan bahwa sistem mampu bekerja dengan baik sesuai rancangan. Prototipe berhasil memberikan variasi peringatan suara berupa bunyi lambat, sedang, cepat, hingga bunyi kontinu berdasarkan empat kategori jarak yang telah ditentukan, yaitu ≤20 cm, 21–50 cm, 51–100 cm, dan >100 cm. Semakin dekat jarak objek, semakin cepat frekuensi bunyi buzzer yang dihasilkan. Sistem ini dinilai efektif dalam membantu pengguna memahami kondisi jarak kendaraan secara real-time. Berdasarkan hasil pengujian, prototipe virtual yang dikembangkan berhasil memvalidasi konsep sistem peringatan parkir sebagai solusi sederhana, ekonomis, dan mudah diimplementasikan untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengemudi saat melakukan parkir kendaraan.

Page 1 of 3 | Total Record : 25