Gaya hidup sedentari di lingkungan akademik menjadi ancaman kesehatan yang serius bagi tenaga pendidik, dengan rerata waktu menetap mencapai 8,24 jam per hari. Kondisi ini meningkatkan risiko penyakit tidak menular dan stres kerja atau academic burnout. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran dosen sebagai agen perubahan melalui kampanye sepak bola rekreatif inklusif. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan 25 dosen di Lapangan FIKK UNM selama tiga pekan. Intervensi meliputi skrining kesehatan, workshop gizi, dan sesi fun football yang diawali dengan protokol pencegahan cedera FIFA 11+. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan literasi kesehatan dan perbaikan kapasitas kardiorespiratori (VO2Max) peserta. Selain itu, aktivitas fisik berkelompok ini terbukti efektif menurunkan tingkat stres melalui pelepasan hormon endorfin dan penguatan kohesi sosial antarunit kerja. Keteladanan dosen dalam berolahraga menjadi motivasi bagi 87% mahasiswa untuk mengadopsi gaya hidup sehat. Simpulan dari pengabdian ini adalah program fun football inklusif berhasil membangun ekosistem kampus yang bugar dan dapat dijadikan model berkelanjutan dalam kebijakan Health Promoting University.
Copyrights © 2026