Abstract: Campuses, as places of higher education, play a vital role not only as pioneers in disaster risk mitigation but also as agents of community education. Campuses need to have disaster risk profiles, mitigation action plans, emergency response coordination systems, and inter-campus networks to support disaster resilience. Given the significant potential for disaster vulnerability in Indonesia, including Bali, campuses are expected to serve as examples of disaster-responsive institutions through the development of Disaster Risk Assessments (KRB).The study results indicate that the Dhyana Pura Campus is at a safe level for tsunami hazards because, according to the Disaster Risk Assessment (KRB) mapping, the campus area falls outside the high, medium, and low levels. However, increasing campus preparedness capacity is crucial for disaster risk reduction, as the impacts not only cause physical losses but also impact non-physical aspects. Community-based disaster risk reduction is a crucial element in disaster risk reduction. The second digitization of the KRB earthquake vulnerability mapping shows that the Dhyana Pura Campus is at a moderate level. Bali's earthquake vulnerability is due to its geographic location at the confluence of active tectonic plates and the presence of active local faults. Research conducted by Dhyana Pura University indicates that the tsunami hazard zone is at a safe level and the earthquake hazard zone is at a moderate level. Keywords: Spatial Analysis, Disaster, Earthquake, KRB, Mitigation Abstrak: Kampus merupakan tempat Pendidikan tinggi yang memiliki peran vital, tidak hanya sebagai pelopor mitigasi risiko bencana, tetapi juga sebagai agen edukasi bagi masyarakat. Kampus perlu memiliki profil risiko bencana, perencanaan aksi mitigasi, sistem koordinasi tanggap darurat, dan jejaring antar kampus untuk mendukung ketahanan bencana. Mengingat besarnya potensi kerentanan bencana yang dapat terjadi di Indonesia termasuk wilayah di Bali maka kampus diharapkan mampu menjadi contoh penerapan lembaga yang tanggap terhadap bencana melalui penyusunan Kajian resiko bencana (KRB). Dari hasil penelitian menunjukan bahawa Kampus Dhyana Pura berada pada level aman bahaya tsunami dikarenakan wilayah kampus sesuai dengan gambar pemetaan Kawasan rawan bencana (KRB) berada di luar level tinggI, sedang dan rendah. Namun peningkatan kapasitas kesiapsiagaan kampus menjadi penting untuk dilakukan sebagai upaya pengurangan risiko bencana karena dampak yang ditimbulkan bukan hanya memberikan kerugian pada aspek fisik, melainkan juga berdampak kepada aspek non-fisik. Pengurangan risiko bencana berbasis komunitas menjadi salah satu elemen yang paling penting dalam mengurangi risiko bencana. Dari hasil digitasi kedua untuk pemetaan kerentanan KRB Gempa Bumi Kampus Dhyana Pura berada pada level sedang. Kerentanan Gempa Bumi di Bali disebabkan karena posisi geografisnya yang berada di zona pertemuan lempeng tektonik aktif dan keberadaan sesar (patahan) lokal aktif. Dari hasil penelitian diperoleh Universitas Dhyana Pura Untuk KRB Tsunami berada pada level aman dan KRB Gempa Bumi berada pada level sedang. Kata kunci: Analisa Spasial, Bencana, Gempa, KRB, Mitigasi
Copyrights © 2026