Penyiraman dan penyemprotan pestisida pada budidaya cabai rawit umumnya masih dilakukan secara manual sehingga kurang efisien dan belum mempertimbangkan kondisi lingkungan tanaman. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem irigasi tetes serta pengendalian hama berbasis Internet of Things (IoT) pada tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.). Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan Agile Methodology yang meliputi tahap plan, design, develop, test, deploy, dan review. Sistem dikembangkan menggunakan mikrokontroler ESP32, sensor kelembapan tanah, sensor hujan, sensor intensitas cahaya BH1750, modul relay, Firebase Realtime Database, serta aplikasi Android untuk monitoring dan pengendalian secara real-time. Logika penyiraman otomatis didasarkan pada kondisi kelembapan tanah, intensitas cahaya, dan status hujan, sedangkan penyemprotan pestisida dilakukan secara otomatis berdasarkan jadwal yang telah ditentukan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh sensor, aplikasi, dan fungsi sistem bekerja sesuai dengan rancangan. Evaluasi sistem irigasi pada fase perkembangan vegetatif dan fase berbunga serta pembentukan buah memperoleh tingkat validitas sebesar 100%. Pengujian sistem penyemprotan pestisida juga menunjukkan tingkat validitas sebesar 100%. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan mampu mendukung monitoring kondisi lingkungan tanaman secara real-time serta mengotomatisasi proses penyiraman dan penyemprotan pestisida sesuai dengan kebutuhan sistem.
Copyrights © 2026