Abstract: This study aims to determine the effect of organizational communication, job satisfaction, and career development on employee performance at the Population Control, Family Planning, Women Empowerment, and Child Protection Office of Asahan Regency. This research employed a quantitative method with multiple linear regression analysis. The sample was determined using saturated sampling, in which the entire population was used as the sample, totaling 47 respondents. The results show that organizational communication, job satisfaction, and career development simultaneously have a positive and significant effect on employee performance, as indicated by Fcount (31.015) > Ftable (2.82) and a significance value of 0.000 < 0.05. Partially, organizational communication has a positive and significant effect on employee performance with tcount (3.040) > ttable (2.016) and a significance value of 0.004 < 0.05. Job satisfaction also has a positive and significant effect with tcount (2.855) > ttable (2.016) and a significance value of 0.007 < 0.05. Furthermore, career development has a positive and significant effect with tcount (2.793) > ttable (2.016) and a significance value of 0.008 < 0.05. The coefficient of determination indicates an Adjusted R Square value of 0.662, meaning that organizational communication, job satisfaction, and career development explain 66.2% of employee performance, while the remaining 33.8% is explained by other variables outside the research model. Keywords: Organizational Communication, Job Satisfaction, Career Development, Employee Performance. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunikasi organisasi, kepuasan kerja, dan pengembangan karir terhadap kinerja pegawai pada Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Asahan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan teknik analisis regresi linear berganda. Sampel ditentukan menggunakan metode sampling jenuh, yaitu seluruh populasi dijadikan sampel sebanyak 47 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan komunikasi organisasi, kepuasan kerja, dan pengembangan karir berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan nilai Fhitung (31,015) > Ftabel (2,82) dan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Secara parsial, komunikasi organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai thitung (3,040) > ttabel (2,016) dan nilai signifikansi sebesar 0,004 < 0,05. Kepuasan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai thitung (2,855) > ttabel (2,016) dan nilai signifikansi sebesar 0,007 < 0,05. Demikian pula, pengembangan karir berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai thitung (2,793) > ttabel (2,016) dan nilai signifikansi sebesar 0,008 < 0,05. Hasil koefisien determinasi menunjukkan nilai Adjusted R Square sebesar 0,662, artinya komunikasi organisasi, kepuasan kerja, dan pengembangan karir mampu menjelaskan kinerja pegawai sebesar 66,2%, sedangkan 33,8% sisanya dijelaskan oleh variabel lain di luar model penelitian ini. Kata kunci: Komunikasi Organisasi, Kepuasan Kerja, Pengembangan Karir, Kinerja Pegawai.
Copyrights © 2026