Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan mengenal huruf abjad pada anak kelas A Tk Plus Wahidiyah Kecamatan Jenangan. Hasil pengamatan awal terhadap 8 siswa menunjukkan kesenjangan kemampuan, dengan 1 anak (12,5%) berkategori tinggi, 2 anak (25%) sedang, dan 5 anak (62,5%) rendah. Permasalahan dipengaruhi oleh metode pembelajaran yang masih konvensional serta minimnya penggunaan media visual interaktif. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan mengenal simbol abjad melalui media kartu huruf. Metode penelitian yang digunakan mengacu pada model Kemmis dan McTaggart dengan dua siklus, meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil menunjukkan peningkatan kemampuan yang signifikan. Pada Siklus I, ketuntasan klasikal mencapai 37,5%. Setelah perbaikan strategi pada Siklus II melalui permainan “Tebak Kartu” dan “Jepit Huruf” yang lebih interaktif, ketuntasan meningkat menjadi 75% (6 dari 8 siswa). Simpulan penelitian ini adalah penggunaan media kartu huruf efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal huruf dan motivasi belajar anak usia dini, serta direkomendasikan sebagai solusi praktis untuk mengatasi hambatan literasi dasar.
Copyrights © 2026