Pengelolaan sumber daya manusia (SDM) atau staffing merupakan salah satu aspek penting dalam manajemen pendidikan modern. Keberhasilan lembaga pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kurikulum dan sarana prasarana, tetapi juga oleh kualitas tenaga pendidik dan kependidikan yang menjalankan fungsi organisasi. Dalam perspektif manajemen modern, staffing berfokus pada rekrutmen, seleksi, penempatan, pengembangan, dan evaluasi tenaga kerja untuk mencapai efisiensi dan produktivitas. Namun, orientasi yang terlalu pragmatis sering kali mengabaikan dimensi moral dan spiritual. Islam menawarkan prinsip-prinsip normatif yang dapat memperkaya praktik staffing, seperti amanah, keadilan, kompetensi (kifayah), dan ihsan. Prinsip-prinsip tersebut menekankan bahwa pengelolaan SDM bukan sekadar aktivitas teknis, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan tanggung jawab sosial dan spiritual. Artikel ini membandingkan konsep staffing dalam manajemen modern dengan perspektif Islam, serta mengeksplorasi implementasinya di dunia pendidikan. Hasil kajian menunjukkan adanya titik temu berupa penekanan pada profesionalisme dan kualitas kerja, sekaligus perbedaan mendasar pada dimensi nilai. Integrasi kedua perspektif menghasilkan model staffing yang lebih holistik, yang tidak hanya meningkatkan kinerja lembaga pendidikan, tetapi juga membentuk karakter tenaga kerja yang berintegritas. Dengan demikian, pengelolaan SDM berbasis Islam relevan sebagai solusi berkelanjutan dalam menghadapi tantangan globalisasi pendidikan.
Copyrights © 2025