cover
Contact Name
Nurdiyanto
Contact Email
nurdiyanto@institutalkhairiyah.ac.id
Phone
+6285311826195
Journal Mail Official
jurnalattashawwur@institutalkhairiyah.ac.id
Editorial Address
Jl. H. Enggus Arja No. 1 Kel. Citangkil Kec. Citangkil Kota Cilegon Banten
Location
Kota cilegon,
Banten
INDONESIA
At-tashawwur: Jurnal Penelitian Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 31238629     DOI : https://doi.org/10.55307/attashawwur
Core Subject :
At-tashawwur: Jurnal Penelitian Pendidikan is a peer-reviewed academic journal published by the Institute for Research and Community Service (LPPM), Institut Agama Islam Al-Khairiyah Cilegon, Banten, Indonesia. This journal serves as a scientific platform focusing on Islamic Studies, Madrasah Studies, and Cultural Studies, exploring the interconnections between these disciplines within educational and social contexts. At-tashawwur aims to enrich the discourse of Islamic education by presenting research that is not only theoretical but also responsive to the dynamics of local and global culture. The journal aspires to contribute to the advancement of madrasah education and the preservation of cultural values rooted in Islamic teachings.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Implementasi Managemen Pendidikan Islam berbasis Pesanteren di SMK Al-Azami Cianjur Tedi Gandara
At-tashawwur : Jurnal Penelitian Pendidikan Vol. 1 No. 02 (2026): Juni At-tashawwur: Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM STIT Al-Khairiyah Jl. H. Enggus Arja No. 1 Citangkil Kota Cilegon-Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55307/attashawwur.v1i02.223

Abstract

Implementasi manajemen pendidikan Islam berbasis pesantren di SMK Al-Azami Cianjur dilatarbelakangi oleh kebutuhan integrasi nilai keislaman dengan sistem pendidikan formal dalam rangka pembentukan karakter dan keterampilan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan manajemen pendidikan Islam berbasis pesantren dalam pengelolaan kurikulum, tenaga pendidik, serta kegiatan pembelajaran, dan untuk menganalisis efektivitas penerapannya terhadap peningkatan mutu pendidikan di SMK Al-Azami Cianjur. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi lapangan, teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terhadap pimpinan pondok pesantren, kepala sekolah, guru, dan siswa. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen pendidikan Islam berbasis pesantren mampu meningkatkan kedisiplinan, religiusitas, serta etos kerja siswa, dan berdampak positif pada kualitas pembelajaran serta kultur sekolah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa manajemen pendidikan Islam berbasis pesantren di SMK Al-Azami Cianjur efektif dalam menguatkan integrasi nilai spiritual dan keterampilan vokasional, serta memberikan implikasi terhadap pengembangan model pendidikan yang holistik.
Tafsir Maudhu’i: Menjembatani Wawasan Al-Qur’an ‎dan Ilmu Kontemporer ‎ ahmad fadly; Duski Samad; Firdaus Mamad
At-tashawwur : Jurnal Penelitian Pendidikan Vol. 1 No. 02 (2026): Juni At-tashawwur: Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM STIT Al-Khairiyah Jl. H. Enggus Arja No. 1 Citangkil Kota Cilegon-Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55307/attashawwur.v1i02.228

Abstract

Penelitian ini bertujuan menelaah tafsir maudhu’i sebagai pendekatan tematik yang mengumpulkan ayat-ayat Al-Qur’an untuk memahami pesan secara kontekstual dan menyeluruh. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan analisis konten literatur tafsir maudhu’i dan kajian ilmu kontemporer. Temuan menunjukkan bahwa tafsir maudhu’i bersifat sistematis dan tematik, mampu mengaitkan prinsip Qur’ani dengan isu sosial, etika, pendidikan, teknologi, dan lingkungan. Secara epistemologis dan normatif, tafsir ini berperan penting dalam memperkuat dasar ilmiah dan nilai etika, sementara secara praktis, mendukung penerapan ajaran Al-Qur’an dalam pengembangan ilmu dan kebijakan modern. Keterbatasan penelitian antara lain kemungkinan bias dalam pemilihan tema dan risiko interpretasi yang tidak mempertimbangkan konteks historis ayat.
The Knitting Morals and Psychology: Tinjauan Pustaka Kontribusi Pendidikan Fikih Terhadap Penguatan Self-Regulation Remaja Madrasah Aliyah Jefri Firnando; Rafif Salsabila; Neng Ghina Siti Salamah Badruzzaman
At-tashawwur : Jurnal Penelitian Pendidikan Vol. 1 No. 02 (2026): Juni At-tashawwur: Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM STIT Al-Khairiyah Jl. H. Enggus Arja No. 1 Citangkil Kota Cilegon-Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55307/attashawwur.v1i02.231

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menelaah bagaimana internalisasi nilai fikih, strategi pedagogis, budaya sekolah, dan integrasi psikologi pendidikan berkontribusi terhadap pembentukan regulasi diri peserta didik madrasah aliyah. Metode yang digunakan ialah systematic literature review berkerangka PRISMA terhadap studi 2010–2025, dilengkapi penilaian kualitas dan sintesis tematik. Hasil menunjukkan ibadah terstruktur, pembelajaran berbasis masalah dan maslahah, keteladanan guru, serta iklim religius konsisten meningkatkan motivasi intrinsik, self-monitoring, dan kontrol emosi; integrasi dengan kerangka self-regulated learning memperkuat keberlanjutan kebiasaan baik. Implikasi teoretis: menjembatani pendidikan fikih dengan psikologi belajar melalui mekanisme motivasi, metakognisi, dan habitus moral. Implikasi praktis: pengembangan modul PBL berbasis maslahah, jurnal reflektif ibadah, pelatihan guru tentang SRL, serta tata kelola budaya sekolah yang konsisten. Keterbatasan: ketidakseragaman definisi dan instrumen, dominasi desain potong lintang, serta keterbatasan generalisasi lintas konteks. Penelitian lanjutan disarankan menggunakan desain longitudinal-kuasi eksperimen untuk menguji kausalitas dan efek mediasi-moderasi kontekstual.
Implementasi Living Hadis Kebersihan di SMK Ahmad Syafi’i Academy Pesantren Wahid Hasyim Yogyakarta Rahmadani Akbar; Hafidz Yuliansyah; N.S. Lubby Abdur Rahman Wakhid; Titis Wahyu Muji Lestari
At-tashawwur : Jurnal Penelitian Pendidikan Vol. 1 No. 01 (2025): Desember At-tashawwur: Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM STIT Al-Khairiyah Jl. H. Enggus Arja No. 1 Citangkil Kota Cilegon-Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55307/attashawwur.v1i1.233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi living hadis kebersihan di SMK Ahmad Syafi’i Academy Pondok Pesantren Wahid Hasyim Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi lapangan. Subjek penelitian meliputi guru, siswa, dan pihak sekolah yang terlibat dalam praktik kebersihan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi living hadis kebersihan dilakukan secara integratif melalui tiga jalur utama: tradisi tulisan (kaligrafi dan mading hadis), tradisi lisan (pengajaran kitab dan nasihat guru), serta tradisi praktik (kegiatan ro’an dan pembiasaan kebersihan). Integrasi ini menjadikan hadis kebersihan tidak berhenti sebagai teks, tetapi hidup dalam budaya sekolah. Secara teoretis, penelitian ini memperluas cakupan kajian living hadis yang selama ini berfokus pada aspek ritual keagamaan, dengan menegaskan relevansinya dalam ranah sosial-pendidikan. Secara praktis, penelitian ini menawarkan model pembelajaran karakter berbasis hadis yang dapat direplikasi di lembaga pendidikan Islam lainnya. Keterbatasan penelitian terletak pada lingkup lokasi yang hanya mencakup satu sekolah, sehingga perlu kajian lanjutan di berbagai lembaga pendidikan dengan tema hadis yang lebih beragam.
Rimpu Mbojo: Studi Islam dan Nilai Religius Terhadap Identitas Budaya Masyarakat Bima Nisfatul Amaliya
At-tashawwur : Jurnal Penelitian Pendidikan Vol. 1 No. 01 (2025): Desember At-tashawwur: Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM STIT Al-Khairiyah Jl. H. Enggus Arja No. 1 Citangkil Kota Cilegon-Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55307/attashawwur.v1i1.234

Abstract

Penelitian ini berjudul “Rimpu Mbojo: Studi Islam dan Nilai Religius terhadap Identitas Budaya Masyarakat Bima”. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejarah munculnya dan perkembangan tradisi Rimpu Mbojo, menganalisis nilai-nilai Islam yang terkandung di dalamnya, serta mendeskripsikan fungsi Rimpu sebagai simbol identitas religius dan budaya masyarakat Bima. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan tokoh adat, tokoh agama, pengguna Rimpu, serta dokumentasi dan studi kepustakaan. Analisis dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, interpretasi, dan penarikan kesimpulan dengan memperhatikan perspektif Islam dan antropologi budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rimpu Mbojo lahir pada abad ke-17 bersamaan dengan proses Islamisasi di Bima. Rimpu merupakan bentuk akulturasi antara nilai Islam dan budaya lokal melalui penggunaan sarung tenun sebagai busana muslimah. Nilai-nilai Islam yang terkandung dalam Rimpu mencakup kewajiban menutup aurat, menjaga kehormatan, menumbuhkan rasa malu (haya’), kesederhanaan, dan ketaatan pada syariat. Rimpu tidak hanya berfungsi sebagai pakaian adat, tetapi juga identitas religius, simbol budaya, sarana pendidikan moral, dan pengikat persatuan masyarakat. Kesimpulannya, Rimpu Mbojo merupakan warisan budaya Islami yang masih relevan hingga saat ini. Meski menghadapi tantangan modernisasi, Rimpu tetap memiliki nilai filosofis yang dapat dijadikan inspirasi dalam perkembangan busana muslimah kontemporer tanpa meninggalkan akar tradisi dan nilai keislamannya.
Keberhasilan Kegiatan Ekstrakurikuler Tahfiz Al-Quran: Best Practice Di MIN 11 Aceh Tenggara Harpan Reski Mulia; Derliani Daulay
At-tashawwur : Jurnal Penelitian Pendidikan Vol. 1 No. 02 (2026): Juni At-tashawwur: Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM STIT Al-Khairiyah Jl. H. Enggus Arja No. 1 Citangkil Kota Cilegon-Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55307/attashawwur.v1i02.235

Abstract

Kegiatan ekstrakurikuler Tahfiz pada tingkat Madrasah Ibtidaiyah bertujuan menjadi wadah pengembangan bakat dan minat siswa dalam bidang keagamaan dan akademik berbasis Al-Qur’an. Namun, dalam pelaksanaannya, program Tahfiz sering menghadapi berbagai kendala yang dapat memengaruhi pencapaian target hafalan siswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor penghambat pencapaian target kegiatan ekstrakurikuler Tahfiz di MIN 11 Aceh Tenggara. Penelitian ini dilaksanakan selama satu tahun pada Tahun Pelajaran 2024/2025 dengan jumlah partisipan sebanyak 18 siswa yang terdiri atas 14 siswa kelas V dan 4 siswa kelas IV. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil implementasi metode TTM, ditemukan tiga hambatan utama dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler Tahfiz, yaitu kurangnya kontrol orang tua, kemampuan membaca Al-Qur’an siswa yang masih rendah, dan tingginya tingkat ketidakhadiran siswa saat kegiatan berlangsung. Untuk mengatasi hambatan tersebut, madrasah menerapkan beberapa solusi, yaitu mengundang orang tua untuk memberikan pemahaman mengenai program Tahfiz, menyusun buku tahsin dan tajwid yang dilengkapi buku kontrol orang tua, serta menerapkan metode reward untuk meningkatkan motivasi siswa. Hasil penelitian ini memberikan implikasi praktis bahwa keberhasilan program ekstrakurikuler Tahfiz memerlukan kolaborasi antara guru, siswa, dan orang tua serta strategi pembelajaran yang adaptif guna mendukung pencapaian target hafalan siswa.
PENGELOLAAN SUMBER DAYA MANUSIA (STAFFING) DALAM PERSPEKTIF ISLAM: PRINSIP, PERBANDINGAN DAN IMPLEMENTASI DI DUNIA PENDIDIKAN MODERN Suheri Suheri; Susanto Susanto
At-tashawwur : Jurnal Penelitian Pendidikan Vol. 1 No. 01 (2025): Desember At-tashawwur: Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM STIT Al-Khairiyah Jl. H. Enggus Arja No. 1 Citangkil Kota Cilegon-Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55307/attashawwur.v1i1.238

Abstract

Pengelolaan sumber daya manusia (SDM) atau staffing merupakan salah satu aspek penting dalam manajemen pendidikan modern. Keberhasilan lembaga pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kurikulum dan sarana prasarana, tetapi juga oleh kualitas tenaga pendidik dan kependidikan yang menjalankan fungsi organisasi. Dalam perspektif manajemen modern, staffing berfokus pada rekrutmen, seleksi, penempatan, pengembangan, dan evaluasi tenaga kerja untuk mencapai efisiensi dan produktivitas. Namun, orientasi yang terlalu pragmatis sering kali mengabaikan dimensi moral dan spiritual. Islam menawarkan prinsip-prinsip normatif yang dapat memperkaya praktik staffing, seperti amanah, keadilan, kompetensi (kifayah), dan ihsan. Prinsip-prinsip tersebut menekankan bahwa pengelolaan SDM bukan sekadar aktivitas teknis, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan tanggung jawab sosial dan spiritual. Artikel ini membandingkan konsep staffing dalam manajemen modern dengan perspektif Islam, serta mengeksplorasi implementasinya di dunia pendidikan. Hasil kajian menunjukkan adanya titik temu berupa penekanan pada profesionalisme dan kualitas kerja, sekaligus perbedaan mendasar pada dimensi nilai. Integrasi kedua perspektif menghasilkan model staffing yang lebih holistik, yang tidak hanya meningkatkan kinerja lembaga pendidikan, tetapi juga membentuk karakter tenaga kerja yang berintegritas. Dengan demikian, pengelolaan SDM berbasis Islam relevan sebagai solusi berkelanjutan dalam menghadapi tantangan globalisasi pendidikan.
Tantangan dan Peluang Dakwah dalam Menghadapi Dekadensi Moral Spiritual Masyarakat Kontemporer Hamdan Siregar
At-tashawwur : Jurnal Penelitian Pendidikan Vol. 1 No. 01 (2025): Desember At-tashawwur: Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM STIT Al-Khairiyah Jl. H. Enggus Arja No. 1 Citangkil Kota Cilegon-Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55307/attashawwur.v1i1.241

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan dan peluang dakwah Islam dalam merespons fenomena dekadensi moral spiritual di masyarakat kontemporer. Menggunakan metode kualitatif library research, penelitian ini mengkaji literatur-literatur terkait dekadensi moral, teori-teori dakwah, dan pemikiran-pemikiran kontemporer tentang spiritualitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dekadensi moral spiritual diakibatkan oleh berbagai faktor, seperti pengaruh media digital, materialisme, dan lunturnya nilai-nilai religius. Dakwah menghadapi tantangan signifikan, yaitu harus beradaptasi dengan perubahan zaman, mengatasi disinformasi, dan menjangkau audiens yang beragam. Namun, terdapat juga peluang besar, seperti pemanfaatan teknologi digital sebagai media dakwah, penguatan dakwah kultural, serta pengembangan konten dakwah yang relevan dan kontekstual. Penelitian ini memiliki implikasi teoritis dalam memperkaya khazanah keilmuan dakwah dan implikasi praktis bagi para da’i dan lembaga dakwah untuk merumuskan strategi yang lebih efektif.
Strategi Guru Madrasah dalam Penanaman Nilai Religius Santri di Pondok Pesantren Al-Amien Tegal Putri Salimah; Luthfatul Qibtiyah
At-tashawwur : Jurnal Penelitian Pendidikan Vol. 1 No. 01 (2025): Desember At-tashawwur: Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM STIT Al-Khairiyah Jl. H. Enggus Arja No. 1 Citangkil Kota Cilegon-Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55307/attashawwur.v1i1.245

Abstract

Penelitian ini menunjukkan bahwa guru madrasah di Pondok Pesantren Al-Amien Tegal Putri Prenduan Sumenep menerapkan strategi penanaman nilai-nilai religius melalui pembiasaan kegiatan keagamaan, keteladanan guru, penerapan kedisiplinan, pemberian motivasi, serta penguatan melalui penghargaan dan sanksi edukatif. Strategi tersebut terbukti berperan dalam membentuk kebiasaan religius santri, seperti disiplin beribadah dan pengamalan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. Faktor pendukung utama berasal dari konsistensi program pesantren dan keteladanan guru, sedangkan faktor penghambatnya adalah rendahnya disiplin dan kesadaran sebagian santri. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan penanaman nilai-nilai religius sangat ditentukan oleh sinergi antara strategi pedagogis guru dan lingkungan pesantren yang kondusif.
Kata Melihat di dalam Al-Qur’an: Analisis Qorpus Qur’ani, Bahits Qur’ani dan Tafsir Rawā’iʿ al-Bayān karya Al-Sabuni Abid Nurhuda; Thariq Aziz; Nur Muhammad Lathif
At-tashawwur : Jurnal Penelitian Pendidikan Vol. 1 No. 02 (2026): Juni At-tashawwur: Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM STIT Al-Khairiyah Jl. H. Enggus Arja No. 1 Citangkil Kota Cilegon-Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55307/attashawwur.v1i02.293

Abstract

Kajian terhadap terminologi Al-Qur’an tentang kata “melihat” menyimpan kekayaan semantik sekaligus teologis yang sangat mendalam, melampaui sekadar aktivitas visual manusia yang terbatas. Sayangnya, kecenderungan studi terdahulu kerap terjebak pada pendekatan parsial yang memicu fragmentasi makna secara reduksionis. Merespons celah akademik tersebut, artikel ini menawarkan terobosan metodologis mutakhir melalui pendekatan integratif kualitatif-deskriptif dengan dukungan analisis kuantitatif korpus digital. Tujuannya adalah membedah secara komprehensif distribusi term ra’ā, naẓara, dan baṣara melalui Qorpus Qur’ani, menggali nuansa epistemologisnya dalam kerangka Bahits Qur’ani, serta mengontekstualisasikan implikasi hukum dan etisnya melalui lensa tafsir klasik Rawā’iʿ al-Bayān karya Al-Sabuni. Hasil riset ini secara elegan membuktikan bahwa Al-Qur’an merajut persepsi secara hierarkis dan sistematis. Term ra’ā secara dominan menguasai diskursus naratif empiris maupun visioner, sementara naẓara beroperasi untuk memicu lompatan refleksi kognitif yang kritis, hingga pada akhirnya memuncak pada baṣara sebagai representasi kesadaran spiritual terdalam. Kolaborasi epik antara pendekatan modern dan klasik ini berhasil menyingkap bahwa aktivitas "melihat" bukanlah sekadar observasi, melainkan fondasi moralitas dan jembatan epistemologis yang paripurna. Sebagai konklusi akhir, sinergi utuh antara indera, daya nalar, dan ketajaman batin menegaskan keunggulan Al-Qur'an dalam merancang struktur pengetahuan holistik yang berdaya transformatif bagi cara pandang manusia seutuhnya.

Page 1 of 1 | Total Record : 10