Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MANAJEMEN PROGRAM ORGANISASI SISWA INTRASEKOLAH (OSIS) DALAM MENINGKATKAN SIKAP KEPEMIMPINAN SISWA DI SMK NEGERI 8 JAKARTA Kaffah Bismillah; Susanto susanto; Khasnah Syaidah
Profesi : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 12 No. 1 (2023): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan
Publisher : MPP: Lembaga Penelitian Dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanan manajemen program OSIS di SMK Negeri 8 Jakarta dan menemukan strategi pengembangan kepemimpinan siswa melalui program OSIS serta menganalisis faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan program OSIS terhadap peningkatan sikap kepemimpinan siswa di SMK Negeri 8 Jakarta. Jenis penelitian ini adalah peneltian kualitatif dengan melibatkan Waka Kesiswaan, Pembina OSIS dan Ketua OSIS dan pengurus OSIS SMK Negeri 8 Jakarta sebagai informan. Adapun data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil peneltian menunjukkan bahwa: Pertama, pelaksanaan manajemen program OSIS di SMK Negeri 8 Jakarta sudah cukup baik. Hal ini dibuktikan dengan: (1) perencanaan program OSIS di mulai dari penyususnan proposal rencana program OSIS dan rapat kegiatan yang terstruktur; (2) pengorganisasian dengan membagi berbagai program sesuai dengan bidang dan keahlian; (3) pelaksanaan program OSIS terdiri dari program harian, mingguan, semester, dan tahunan; (4) pengawasan program OSIS melibatkan Waka. Kesiswaa, pembina dan guru-guru untuk mengawasi berbagai program, Kedua, strategi pengembangan sikap kepemimpinan siswa dilaksanakan secara terus menerus dan berkelanjutan. Dalam keseharian pengurus OSIS dituntut dapat menerapkan sikap leadership dan adanya Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa, dan Latihan Dasar Kepemimpinan, Raker, Oout Bond dan Study Banding OSIS. Ketiga, faktor penghambat meliputi (1) sarana dan prasarana[ (2) program kerja OSIS; (3) pembina OSIS,; (4) dukungan dari sekolah,; (5) komitmen para pengurus OSIS. Sedangkan faktor pendukung meliputi (1) karakter pengurus OSIS yang berbeda-beda; (2) belum maksimalnya pengelolaan OSIS; (3) pendanaan OSIS yang terbatas (4) pembinaan yang belum maksimal; (5) kurangnya dukungan dari orang tua secara penuh
Organizing the Humanistic Curriculum with the Concept of Fitrah-Based Education Susanto Susanto; Izzati Robbi Hamiyya
INTEGRATIA: Journal of Education, Human Development, and Community Engagement Vol. 1 No. 1 (2023): Education, Human Development, and Community Engagement
Publisher : PC Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71155/integratia.v1i1.12

Abstract

This paper aims to analyze the implementation of the Fitrah Based Education concept in organizing the humanistic curriculum. The method used in this study is a descriptive qualitative method with the type of research document/text study (literature study). This study uses primary data sources from books, journals, research, and documents that are relevant to this research. Data analysis in this study was carried out qualitatively using content analysis techniques with conceptual analysis. Based on the research findings, it is found that organizing the humanistic curriculum with the concept of Fitrah Based Education begins with: 1) determining the role of each educator. 2) assess the characteristics of each student, then determine the learning objectives through the initial indicators of each fitrah dimension as a reference. 3) carry out learning that can fulfill the eight aspects of fitrah in its activities. 4) Last, evaluate the learning process through observations and reflect on each fitnah's final indicators. The interesting point about this study is the classification of 8 Fitrah aspects in Fitrah Based Education as the basis for providing humanistic value to students. These eight aspects should be grown simultaneously in the learning process to fulfill the student's needs and build each student's character and knowledge according to the Islamic concept of human nature.