Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor Keterlambatan Penyusunan dan Penetapan APBD (Faktor-faktor tersebut antara lain Faktor SDM, Hubungan Eksekutif-Legislatif, Regulasi, indicator Kinerja dan Penetapan APBD) yang mempunyai pengaruh terhadap penyerapan anggaran SKPD T.A 2014 serta Upaya Pemerintah Daerah mengatasi Keterlambatan Penyusunan APBD. Jenis data yang digunakan yaitu data primer bersumber dari kuesioner. Objek penelitian adalah SKPD yang ada di Kabupaten Boven Digoel. Metode analisis data berupa Uji Regresi Berganda dan Analisis Deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan dari kelima factor keterlambatan penyusunan APBD hanya factor SDM dan Penetapan APBD yang mempunyai pengaruh signifikan terhadap Penyerapan Anggaran. Hal ini ditunjukkan dengan masing-masing nilai signifikan sebesar 0,04 dan 0,05. Secara keseluruhan perubahan Penyerapan Anggaran dapat dijelaskan factor-fakror tersebut sebesar 76,8% dan sisanya diluar model. Untuk mengatasi masalah keterlambatan penyusunan maka Pemerintah Daerah melakukan upaya sosialisasi pihak Bappeda dan pelatihan bendahara SKPD, Pergantian Kepala Bappeda serta menggunakan sistem Keuangan SIMDA.Kata Kunci : Sumber Daya Manusia, Hubungan Eksekutif dan Legislatif, Regulasi, Indikator Kinerja, Penetapan APBD, Penyerapan Anggaran
Copyrights © 2015