Abstrak Desa Reuleut Timur, Kabupaten Aceh Utara, secara berulang mengalami banjir akibat luapan Krueng Ajo dan Krueng Pase, dengan ketinggian genangan historis 200–450 cm dan durasi genangan pascabanjir hingga 30 hari; jaringan jalur evakuasi eksisting dinilai tidak memadai oleh sebagian besar warga. Penelitian ini mengkarakterisasi pola genangan pascabanjir dan kondisi jaringan jalur evakuasi berdasarkan data Social Sensing yang dihimpun melalui transect walk GPS dan survei rumah tangga. Sampel ditentukan dengan formula Slovin (n = 170 KK) melalui proportional stratified sampling, dikombinasikan dengan penandaan GPS pada titik genangan dan jalur evakuasi. Ketinggian genangan rerata tercatat 300 cm dan durasi rerata 5,0 hari; sebanyak 76,5% responden menilai jalur evakuasi tidak memadai, dengan hambatan dominan berupa genangan air dalam dan ketiadaan penerangan jalan. Temuan ini menegaskan urgensi penyusunan prioritas perbaikan infrastruktur jalur evakuasi berbasis data Social Sensing sebagai dasar mitigasi banjir tingkat desa. Kata kunci: Genangan Banjir, Jalur Evakuasi, Kerentanan Infrastruktur, Sosial Sensing Abstract Reuleut Timur Village, North Aceh Regency, repeatedly floods from the Krueng Ajo and Krueng Pase rivers, with historical inundation depths of 200–450 cm and post-flood inundation durations of up to 30 days; the existing evacuation route network is considered inadequate by most residents. This study characterized post-flood inundation patterns and evacuation route conditions using Social Sensing data from GPS-assisted transect walks and a household survey. The sample (n = 170 households) was determined using the Slovin formula through proportional stratified sampling, combined with GPS marking of inundation points and evacuation routes. The mean inundation depth was 300 cm and the mean duration was 5.0 days; 76.5% of respondents rated evacuation routes as inadequate, with dominant barriers being deep standing water and absent street lighting. These findings underline the need to prioritize evacuation-route infrastructure improvement based on Social Sensing data for village-level flood mitigation. Keywords: Evacuation Route, Flood Inundation, Infrastructure Vulnerability, Social Sensing
Copyrights © 2026