Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan Deep Learning berbasis PjBL berbantuan media Kahoot terhadap hasil belajar dan keaktifan siswa pada materi Fungi di kelas X SMA Negeri 13 Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-experimental dalam bentuk pretest-posttest control group design. Populasi penelitian berjumlah 267 siswa dengan sampel 60 siswa, kelas X-1 sebagai kelas eksperimen dan X-6 sebagai kelas kontrol yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar dan lembar observasi keaktifan siswa, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji independent sample t-test, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pre-test dan post-test kelas kontrol sebesar 34,00 dan 66,67 sedangkan kelas eksperimen sebesar 41,83 dan 82,83. Uji independent sample t-test menunjukkan pengaruh signifikan terhadap hasil dengan nilai signifikansi 0,000 (<0,05) dan terhadap keaktifan siswa sebesar 0,030 (<0,05). Nilai N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,7099 termasuk kategori tinggi, sedangkan kelas kontrol sebesar 0,4998 termasuk kategori sedang. Dengan demikian, pendekatan Deep Learning berbasis PjBL berbantuan media Kahoot lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa pada pembelajaran Biologi kelas X di SMA Negeri 13 Samarinda.
Copyrights © 2026