Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan peserta didik dalam memahami materi ekosistem, rendahnya motivasi belajar siswa, pembelajaran biologi yang monoton, serta terbatasnya penggunaan media pembelajaran di SMA Negeri 13 Samarinda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran discovery learning berbantuan Kahoot terhadap hasil belajar dan motivasi belajar siswa pada materi ekosistem. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain Non-equivalent Control Group Pretest and Posttest. Melalui teknik purposive sampling, dipilih 72 siswa kelas X SMA Negeri 13 Samarinda yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes kognitif pilihan ganda, angket motivasi, observasi, dan wawancara. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan independent sample t test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada hasil belajar kognitif di kelas eksperimen dibandingkan kelas kontrol, yang dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05). Selain itu, penerapan model pembelajaran ini secara signifikan meningkatkan motivasi belajar siswa, dengan nilai signifikansi 0,038 (p < 0,05). Sebagai kesimpulan, model discovery learning berbantuan Kahoot memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan hasil belajar maupun motivasi belajar pada materi ekosistem. Oleh karena itu, disarankan bagi tenaga pendidik untuk mengimplementasikan kombinasi model dan media ini sebagai alternatif guna menciptakan lingkungan belajar yang interaktif dan efektif.
Copyrights © 2026