Penyakit ikan yang disebabkan oleh bakteri dan jamur patogen, seperti Aeromonas salmonicida dan Saprolegnia, merupakan ancaman serius bagi budidaya perairan tawar; namun, sifat antibakteri dan antijamur dari Caesalpinia sappan L. (kayu sappan) menawarkan solusi potensial. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi dan efektivitas ekstrak Caesalpinia sappan L., yang memiliki aktivitas antimikroba terhadap patogen yang menyerang ikan air tawar. Aktivitas antibakteri dan antijamur dinilai menggunakan metode difusi cakram dan sumur pada konsentrasi ekstrak 1%, 5%, dan 10%, dengan siprofloksasin dan ketokonazol sebagai kontrol positif untuk bakteri dan jamur, masing-masing. Analisis melibatkan pengamatan dan pengukuran zona inhibisi yang dihasilkan terhadap bakteri dan jamur yang diuji. Hasil menunjukkan bahwa konsentrasi 5% ekstrak Caesalpinia sappan L. menunjukkan aktivitas penghambatan yang sangat kuat terhadap pertumbuhan A. salmonicida, sedangkan konsentrasi 10% menunjukkan aktivitas penghambatan yang sangat kuat terhadap Saprolegnia. Kesimpulannya, ekstrak Caesalpinia sappan L. menunjukkan kemampuan antijamur dan antibakteri yang signifikan pada konsentrasi 10% dan 5%, termasuk dalam kategori penghambatan "sangat kuat". Temuan ini menunjukkan bahwa ekstrak Caesalpinia sappan L. memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai agen terapeutik alami yang ramah lingkungan untuk pengelolaan penyakit di industri akuakultur.
Copyrights © 2026