Masalah kesehatan gigi dan mulut merupakan isu penting yang banyak dialami masyarakat, khususnya remaja. Salah satu upaya pencegahan dan pengobatan gangguan kesehatan mulut adalah penggunaan obat kumur. Namun, penggunaan jangka panjang obat kumur berbahan kimia dapat menimbulkan efek samping. Oleh karena itu, penggunaan bahan alami seperti daun sirih (Piper betle L.) menjadi alternatif yang lebih aman dan efektif. Daun sirih mengandung senyawa antibakteri seperti kavikol yang lima kali lebih kuat dibandingkan fenol. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan kepada masyarakat Desa Bengkala, Buleleng, dalam pembuatan obat kumur dari daun sirih menggunakan metode yang sederhana dan higienis. Pelatihan meliputi penyampaian materi, praktik pembuatan, serta pengemasan produk. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah daun sirih menjadi obat kumur. Evaluasi dilakukan untuk mengelompokkan peserta berdasarkan tingkat pemahaman, guna memaksimalkan transfer ilmu pada tahap selanjutnya.
Copyrights © 2025