The profession of an Educational Technologist in Indonesia is increasingly diverse; by looking at the fundamental conceptions of Educational Technology and current employment developments, the urgency of this profession is starting to be recognized by the government. This is evidenced by the ratification of the Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor: PER/2/M.PAN/2009 tentang Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Pembelajaran dan Angka Kreditnya. To deal with this, Educational Technology scholarship must be able to anticipate it in a more systematic and systemic provision so that it can overshadow the professions in the field of Educational Technology. This study aims to determine the implementation and relevance of Educational Technology competencies by further examining the Human Resource profession in the Apprentice Industry Sector based on facts that occur in the world of work. This study uses a qualitative method with a descriptive approach. The data source was obtained from interviews with three respondents: three educational technology study program students doing internships in related professions. The research results found that Educational Technology's role in human resources is related to the operational function of development. Educational Technology is related to designing, preparing, implementing, and evaluating training programs to develop employee skills and performance. Abstrak Profesi seorang Teknolog Pendidikan di Indonesia saat ini semakin beragam, dengan melihat konsepsi dasar Teknologi Pendidikan dan perkembangan lapangan kerja saat ini, maka urgensi profesi tersebut mulai diakui oleh pemerintah. Hal ini dibuktikan dengan disahkannya Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor: PER/2/M.PAN/2009 tentang Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Pembelajaran dan Angka Kreditnya. Untuk menghadapi hal ini, sebagai sebuah profesi, keilmuan Teknologi Pendidikan harus dapat mengantisipasinya dalam sebuah ketentuan yang lebih sistematis dan sistemik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi dan relevansi kompetensi Teknologi Pendidikan dengan mengkaji lebih lanjut terkait profesi Human Resource dalam Bidang Industri Magang berdasarkan fakta yang terjadi di dunia kerja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan melakukan pendekatan deskriptif. Sumber data didapatkan dari hasil wawancara dengan tiga orang responden yaitu tiga orang mahasiswa program studi teknologi pendidikan yang sedang magang di profesi terkait. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa peran Teknologi Pendidikan di bidang human resources berkaitan dengan fungsi operasional develop, dimana peran Teknologi Pendidikan itu berkaitan dengan merancang, mempersiapkan, mengimplementasikan hingga mengevaluasi program pelatihan untuk mengembangkan keterampilan dan kinerja karyawan. Kata Kunci: Jabatan fungsional; profesi teknolog pendidikan; SDM teknolog Pendidikan
Copyrights © 2023