Gontor Agrotech Science Journal
Vol. 12 No. 01 (2026): Juni 2026

Pengaruh Pemangkasan Rejuvenasi dan Aplikasi ZPT Majemuk terhadap Pertumbuhan Tunas dan Pembungaan Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) pada Fase Produksi Lanjut: Effect of Rejuvenation Pruning and Compound Plant Growth Regulator (PGR) Application on Shoot Growth and Flowering of Cayenne Pepper (Capsicum frutescens L.) during the Late Production Phase

Afifah Farida Jufri (Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Mataram, Indonesia)
Nurrachman Nurrachman (Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Mataram, Indonesia)
Anjar Pranggawan Azhari (Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Mataram, Indonesia)
Amrul Jihadi (Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Mataram, Indonesia)
Suprayanti Martia Dewi (Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Mataram, Indonesia)



Article Info

Publish Date
20 Jun 2026

Abstract

Peningkatan konsumsi cabai rawit di Indonesia tidak diimbangi dengan ketersediaan produksi yang stabil, sehingga memicu fluktuasi harga. Kondisi ini menjadi tantangan dalam keberlanjutan produksi sehingga diperlukan inovasi teknologi untuk menjaga ketersediaan cabai rawit sepanjang tahun.  Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemangkasan rejuvenasi yang dikombinasikan dengan pemberian ZPT majemuk terhadap pertumbuhan tunas dan pembungaan cabai rawit (Capsicum frutescens L.) pada fase produksi lanjut. Penelitian dilaksanakan di Desa Rembige, Kota Mataram pada tanaman cabai rawit varietas Ori 212 umur 35 MST. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok dua faktor, yaitu posisi pemangkasan rejuvenasi (10 cm di bawah dan diatas cabang Y) dan konsentrasi ZPT majemuk (0, 2, 4 ml/L). Setiap unit percobaan dilakukan 3 kali pengulangan dan setiap ulangan dilakukan pengamatan pada 5 tanaman contoh. Variabel yang diamati adalah waktu muncul tunas, jumlah tunas, panjang tunas, periode berbunga dan jumlah bunga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemangkasan 10 cm di atas cabang Y menghasilkan jumlah tunas lebih banyak dibandingkan pemangkasan di bawah cabang Y, namun tidak berpengaruh nyata terhadap waktu muncul tunas dan jumlah tunas pada 10 hari setelah pemangkasan (HSP). Terjadi peningkatan panjang tunas secara signifikan pada 35 HSP pada konsentrasi 2ml/L dan 4 ml/L.  Selain itu, kedua perlakuan berpengaruh nyata terhadap periode berbunga dan jumlah bunga. Pemangkasan 10 cm di atas cabang Y serta pemberian ZPT 2–4 ml/L mempercepat pembungaan dan meningkatkan jumlah bunga, sehingga berpotensi memperpanjang fase produktif tanaman. Namun, keberhasilan perlakuan ini dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, terutama tingginya curah hujan dan kelembaban yang meningkatkan risiko infeksi patogen.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

gasj

Publisher

Subject

Description

Gontor AGROTECH Science Journal is a peer review journal with covers many topics such as integrated farming, soil science, agronomy, plant cultivation, agrotechnology, plant protection, Islamic view in agriculture, and many related ...