Kutu kebul merupakan serangga hama utama pada tanaman Solanaceae khususnya tomat. Kebutuhan tomat belum terpenuhi karena produksi yang fluktuatif. Peningkatan produksi tomat untuk memenuhi kebutuhan nasional dapat dilakukan dengan mengendalikan kedua serangga hama utama ini. Pengendalian dapat dilakukan dengan menggunakan pestisida nabati. Bahan tersebut antara lain daun tembakau, daun serai wangi, dan cabai jawa. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Juni - Agustus 2024 di lahan praktikum Politeknik Negeri Lampung. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan. Enam perlakuan terdiri dari enam komposisi pestisida nabati dengan bahan dasar daun tembakau. Komposisi pestisida nabati yang dibuat A. daun tembakau 100%, B. daun tembakau 50% + daun serai wangi 50%, C. daun tembakau 75% + daun serai wangi 25%, D. daun tembakau 50% + cabai jawa 50%, E. daun tembakau 75%+ cabai jawa 25%, dan F. daun tembakau 35% + daun serai wangi 35%, dan cabai jawa 30%. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah semua perlakuan pestisida nabati berbahan dasar tembakau dapat menekan populasi kutu kebul sebesar 100%. Tidak ada komposisi yang menunjukkan paling efektif dalam menekan populasi kutu kebul padatanaman tomat.
Copyrights © 2024