Pengujian daya kendali herbisida parakuat diklorida dalam menekan pertumbuhan gulma pada budidaya tanaman kopi belum menghasilkan dilakukan di Sumber Jaya, Lampung Barat pada Mei-Agustus 2023. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan dosis efektif parakuat diklorida serta mengetahui fitotoksisitasnya terhadap tanaman kopi. Perlakuan terdiri dari 5 taraf dosis parakuatdiklorida yaitu 276 g ha-1 (B1); 414 g ha-1 (B2); 552 g ha-1 (B3); 690 g ha-1 (B4); dan 828 g ha-1 (B5) dan dibandingkan dengan perlakuan penyiangan manual (B6) serta kontrol (tanpa pengendalian) (B7). Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 pengulangan. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa parakuat diklorida dengan dosis 552 – 828 g ha-1 efektif dalam menekan pertumbuhan gulma total dari pertumbuhan gulma dominan Asystasia gangetica, Ageratum conyzoides, Synedrella nodiflora, Ottochloa nodosa, Paspalum conjugatum, dan Richardia brasiliensis hingga 8 minggu setelah aplikasi (MSA). Perlakuan parakuat diklorida dengan dosis 414 – 828 g ha-1 mampu mengendalikan pertumbuhan gulma A. conyzoides dan S. nodiflora hingga 8 MSA. Perlakuan parakuat diklorida dengan dosis 276 – 828 g ha-1 tidak menimbulkan gejala keracunan pada tanaman kopi belum menghasilkan.
Copyrights © 2024