Inovasi Kurikulum
Vol. 23 No. 3 (2026): Inovasi Kurikulum, August 2026

The integration of deep learning and a Kurikulum Berbasis Cinta in primary education

Adhiswar Azizi (Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya)
Nadlir Nadlir (Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya)
Achmad Fahmi (Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya)
Moh. Imam Prasojo (Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya)



Article Info

Publish Date
21 Aug 2026

Abstract

In elementary education, the learning strategies used play a crucial role in shaping children’s character and competencies; therefore, teachers need to select learning strategies that align with the children’s interests and talents. This study aims to analyze the integration of deep learning with the Kurikulum Berbasis Cinta to foster holistic learning in elementary education. The study employs a Systematic Literature Review (SLR) approach, guided by the PRISMA guidelines, to identify, select, and analyze relevant literature. Data sources were obtained from national and international scientific articles published between 2021 and 2026 via Google Scholar, Garuda, ERIC, and ScienceDirect. The results indicate that deep learning plays a role in developing critical and reflective thinking skills as well as meaningful learning. At the same time, the Kurikulum Berbasis Cinta helps strengthen students’ empathy, character, and interpersonal relationships. The integration of these two approaches creates a more humanistic, reflective, and holistic learning experience focused on students’ overall development. In addition to enhancing cognitive aspects, this approach also supports students’ emotional and social development in elementary education. This study concludes that integrating deep learning with the Kurikulum Berbasis Cinta can serve as an alternative for developing a more holistic curriculum that is relevant to the needs of 21st-century learning.   Abstrak Pada pendidikan dasar, strategi pembelajaran yang digunakan sangat menentukan karakter dan kompetensi anak. Oleh karena itu, guru perlu memilih strategi pembelajaran yang sesuai dengan minat dan bakat siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi deep learning dan Kurikulum Berbasis Cinta dalam mewujudkan pembelajaran holistik di pendidikan dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA untuk mengidentifikasi, menyeleksi, dan menganalisis berbagai literatur yang relevan. Sumber data diperoleh dari artikel ilmiah nasional dan internasional yang dipublikasikan pada tahun 2021-2026 melalui Google Scholar, Garuda, ERIC, dan ScienceDirect. Hasil penelitian menunjukkan bahwa deep learning berperan dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis, reflektif, dan pembelajaran bermakna, sedangkan Kurikulum Berbasis Cinta berkontribusi dalam memperkuat empati, karakter, dan hubungan interpersonal peserta didik. Integrasi kedua pendekatan tersebut mampu menciptakan pembelajaran yang lebih humanis, reflektif, dan berorientasi pada perkembangan peserta didik secara utuh. Selain meningkatkan aspek kognitif, pendekatan ini juga mendukung perkembangan emosional dan sosial peserta didik dalam pendidikan dasar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi deep learning dan Kurikulum Berbasis Cinta dapat menjadi alternatif pengembangan kurikulum yang lebih holistik dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21. Kata Kunci: deep learning; Kurikulum berbasis Cinta; pembelajaran holistik; pendidikan dasar; pendidikan humanistik

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jik

Publisher

Subject

Description

Inovasi Kurikulum journal (Jurnal Inovasi Kurikulum/JIK) is an open access and peer-reviewed journal published by Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN) in collaboration with Curriculum Development Study Program, Faculty of Education, Universitas Pendidikan Indonesia. The journal includes ...