Jurnal Akta Trimedika
Vol. 2 No. 3 (2025): Juli 2025

GEJALA PSIKOTIK PADA GANGGUAN KEPRIBADIAN AMBANG: LAPORAN KASUS

Dyani Pitra Velyani (Fakultas Kedokteran, Universitas Trisakti, Jakarta, Indonesia)
Ika Nur Fitriana (Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti)
Rivo Mario Warouw Lintuuran (Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti)



Article Info

Publish Date
09 Jul 2025

Abstract

Gangguan Kepribadian Ambang (Borderline Personality Disorder/BPD) sering disertai gejala psikotik, terutama halusinasi auditorik, yang ditemukan pada 20–50% kasus. Gejala ini dapat memperburuk disfungsi interpersonal dan meningkatkan risiko perilaku merugikan diri sendiri. Pemicu utama meliputi stres emosional, konflik interpersonal, dan trauma masa lalu. Studi kasus ini melaporkan seorang perempuan berusia 33 tahun dengan BPD yang mengalami gejala psikotik setelah kehilangan ibu dan berakhirnya hubungan romantis. Halusinasi auditorik yang dialami pasien mencerminkan konflik internal, berupa suara masa kecil yang depresif dan suara dewasa yang menyalahkan. Penatalaksanaan efektif melibatkan kombinasi farmakoterapi (SSRI dan antipsikotik dosis rendah) dan psikoterapi psikodinamik yang disesuaikan dengan toleransi stres pasien. Gejala psikotik pada BPD memiliki implikasi signifikan terhadap penanganan dan prognosis. Pendekatan terapi yang fleksibel dan terintegrasi diperlukan untuk meningkatkan efektivitas penanganan dan kualitas hidup pasien.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

aktatrimedika

Publisher

Subject

Description

Jurnal Akta Trimedika adalah jurnal kedokteran melalui proses tinjauan sejawat (peer-review) dengan akses terbuka secara online sebagai salah satu jurnal ilmiah resmi Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti yang terbit setahun empat kali (Bulan Januari, April, Juli dan Oktober). Jurnal ini berfokus ...