Skoliosis adalah kelainan tulang belakang yang penyebab paling sering didapatkan akibat kebiasaan kita sehari-hari dalam melakukan kegiatan seperti contohnya posisi duduk dan juga beban yang kita bawa tas kita. Skoliosis dapat mempengaruhi aktivitas fisik, termasuk olahraga, tergantung pada tingkat keparahan kondisi skoliosis. Kurva abnormal pada tulang belakang dapat menyebabkan ketidaknyamanan, nyeri, dan masalah postur, yang dapat menghambat kemampuan beberapa penderita skoliosis mungkin mengalami kesulitan dalam melakukan aktivitas fisik tertentu dan berolahraga. Zaman sekarang bersepeda menjadi salah satu olahraga yang sedang trend dipilih masyarakat Indonesia untuk dilakukan. Selain ergonomis, bersepeda juga mudah untuk digunakan. Dengan pendekatan yang tepat, olahraga tetap bisa menjadi bagian penting dari manajemen skoliosis salah satunya bersepeda. Tujuan penelitian adalah menghubungkan olahraga bersepeda untuk menilai dampak dari gaya bersepeda pada perubahan fisik dan fungsi tubuh penderita skoliosis serta mengidentifikasi gaya bersepeda yang paling efektif dalam memberikan manfaat terapeutik. Strategi pencarian mencakup 3 kombinasi kata kunci berikut: karakteristik, bersepeda, dan skoliosis. Pencarian ini melalui metode kajian pustaka dengan cara mengumpulkan artikel ilmiah yang ditemukan sejumlah 10.600 jurnal yang sesuai dengan kata kunci tersebut, kemudian sebanyak 35 jurnal digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik gaya bersepeda dengan penderita skoliosis mencerminkan bagaimana berbagai teknik bersepeda dapat mempengaruhi kondisi skoliosis. Gaya bersepeda yang melibatkan posisi duduk yang benar dan teknik pengaturan postur dapat membantu mengurangi gejala skoliosis.
Copyrights © 2025