Jurnal Akta Trimedika
Vol. 3 No. 2 (2026): April 2026

BRONKOPNEUMONIA SEBAGAI KOMPLIKASI MORBILI PADA ANAK IMUNISASI TIDAK LENGKAP: LAPORAN KASUS

Mega Permata (Program Studi Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Trisakti, Jakarta, Indonesia)
Rehvynanda Erisca (Program Studi Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Trisakti, Jakarta, Indonesia)
Rezky Ariska Amnor (Program Studi Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Trisakti, Jakarta, Indonesia)
Muhammad Fajri Raihan (Program Studi Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Trisakti, Jakarta, Indonesia)
Ratu Nabila Azzahra (Program Studi Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Trisakti, Jakarta, Indonesia)
Isabella Nathan (Program Studi Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Trisakti, Jakarta, Indonesia)
Jason Tan (Program Studi Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Trisakti, Jakarta, Indonesia)
Dyaz Mutiara Dwilana (Program Studi Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Trisakti, Jakarta, Indonesia)
Athalia Neva Belinda (Program Studi Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Trisakti, Jakarta, Indonesia)
Annisa Putri Adrianto (Program Studi Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Trisakti, Jakarta, Indonesia)
Aisyah Alya Putri (Program Studi Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Trisakti, Jakarta, Indonesia)
Ade Amelia (Departemen Ilmu Kesehatan Anak, RSUD Karawang, Jawa Barat, Indonesia)
Tubagus Ferdi Fadilah (Departemen Ilmu Kesehatan Anak, Fakultas Kedokteran, Universitas Trisakti, Jakarta, Indonesia)



Article Info

Publish Date
12 Apr 2026

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Morbili merupakan penyakit virus menular yang dapat menyebabkan komplikasi serius, terutama pada anak dengan status imunisasi tidak lengkap. Komplikasi seperti bronkopneumonia berkontribusi signifikan terhadap mortalitas terkait morbili. Laporan kasus ini bertujuan menggambarkan manifestasi klinis, diagnosis, dan tatalaksana bronkopneumonia sebagai komplikasi morbili. Deskripsi Kasus: Seorang anak laki-laki berusia 14 bulan dengan riwayat imunisasi tidak lengkap datang dengan demam tinggi persisten selama 5 hari, disertai batuk, pilek, konjungtivitis, dan ruam khas morbili yang muncul secara progresif. Pemeriksaan fisik menunjukkan distres pernapasan sedang dengan takipnea (48 kali/menit), retraksi dinding dada, dan ronkhi halus bilateral. Hasil laboratorium menunjukkan leukopenia (4.500/μL), sementara radiografi toraks mengkonfirmasi bronkopneumonia. Pasien diterapi dengan oksigenasi, antibiotik intravena, suplementasi vitamin A dosis tinggi, dan perawatan suportif. Kondisi klinis membaik secara signifikan setelah 6 hari perawatan. Diskusi: Kasus ini menunjukkan presentasi klasik morbili yang terkomplikasi bronkopneumonia pada anak dengan status imunisasi tidak lengkap. Patofisiologinya melibatkan kerusakan langsung epitel respiratorius oleh virus morbili, imunosupresi yang memfasilitasi infeksi sekunder, dan respon inflamasi berlebihan. Faktor risiko komplikasi meliputi imunisasi tidak lengkap, usia di bawah 5 tahun, dan paparan asap rokok pasif. Tatalaksana meliputi terapi suportif, antibiotik untuk infeksi bakteri sekunder, dan suplementasi vitamin A dosis tinggi. Kesimpulan: Bronkopneumonia pada morbili berpotensi fatal namun dapat ditatalaksana dengan baik melalui pendekatan komprehensif meliputi antibiotik, vitamin A, dan terapi suportif. Kasus ini menekankan pentingnya imunisasi lengkap sebagai strategi pencegahan primer dalam mengurangi risiko komplikasi serius morbili.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

aktatrimedika

Publisher

Subject

Description

Jurnal Akta Trimedika adalah jurnal kedokteran melalui proses tinjauan sejawat (peer-review) dengan akses terbuka secara online sebagai salah satu jurnal ilmiah resmi Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti yang terbit setahun empat kali (Bulan Januari, April, Juli dan Oktober). Jurnal ini berfokus ...