Proses deployment dalam pengembangan aplikasi seringkali menghadapi berbagai kendala, terutama jika dilakukan secara manual, yang dapat menimbulkan kesalahan dan memerlukan waktu yang panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengotomatisasi proses deployment pada web service i-Lab di Laboratorium Informatika Universitas Muhammadiyah Malang dengan menggunakan metode Continuous Integration/Continuous Deployment (CI/CD) melalui alat Jenkins dan Docker. Metode CI/CD dipilih karena kemampuannya untuk mengintegrasikan dan mengimplementasikan aplikasi secara otomatis, mengurangi intervensi manual, serta meningkatkan efisiensi dan kualitas deployment. Dalam penelitian ini, Jenkins digunakan sebagai alat utama untuk CI/CD dan Docker untuk containerization, guna memastikan lingkungan yang konsisten dan efisien. Implementasi ini bertujuan untuk mengatasi masalah deployment manual yang sering menyebabkan kesalahan, dan memungkinkan pengembang lebih fokus pada kualitas kode. Pengujian dilakukan untuk mengukur durasi dan kualitas dari otomatisasi deployment yang dirancang menggunakan Time-based Metric dan Quality-based Metric. Terdapat perbedaan waktu pada proses deployment namun tidak jauh berbeda. Hasil pengujian kualitas menunjukan tingkat Test Pass Rate dengan nilai 100%. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukan kualitas CI/CD yang dibuat berjalan dengan baik pada penerapan di web service i-Lab milik Laboratorium Informatika Universitas Muhammadiyah Malang, terjadi perbedaan durasi waktu proses CI/CD namun tidak jauh berbeda.
Copyrights © 2024