Kota Banjarbaru merupakan ibukota Provinsi Kalimantan Selatan. Peralihan fungsi lahan yang semula terbuka atau kosong menjadi tertutup oleh bangunan-bangunan pemukiman masyarakat dan industri, mengakibatkan air yang meresap ke dalam pori-pori tanah terhalang. Permasalahan ini sering mengakibatkan terjadinya bencana banjir di wilayah Kota Banjarbaru, salah satu kejadian banjir yang sering terjadi ada di pemukiman Jalan Tonhar. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui penyebab terjadinya banjir, mengetahui debit berapakah kala ulang banjir terjadi banjir dan mengetahui berapa ukuran dimensi saluran yang sesuai pada Jalan Tonhar. Perhitungan yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu yang pertema analisa hidrologi menentukan intesitas hujan dan kala ulang debit banjir, kedua analisa hidraulika menentukan rencana desain dimensi saluran dan pemodelan aliran menggunakan aplikasi HEC-RAS. Penyebab terjadinya di Jalan Tonhar adalah meluapnya aliran sungai rimba sehingga menghambat aliran di hilir saluran drainase Jalan Tonhar, Debit rencana yang digunakan adalah kala ulang 5 tahun (Q5) dengan nilai sebesar 0,649 m3/det. Dimensi saluran yang dibutuhkan berdasarkan debit Q5 bentuk persegi dengan dimensi adalah lebar (B) 0,84 meter dan tinggi (H) 0,62 meter.
Copyrights © 2024